Gen XYZ Sukabumi tau kenapa keluarga di kaleng Khong Guan tanpa ayah? Ini 5 infonya

Kotak Khong Guan yang legendaris itu diubah netizen menjadi meme-meme lucu.

Gaess, sejak penghujung Bulan Ramadhan hingga seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri, Khong Guan ramai memenuhi timeline media sosial kita. Lukisan di salah satu sisi kaleng kotak Khong Guan yang legendaris itu diubah netizen menjadi meme-meme lucu.

Setelah meme-meme kocak tersebut menyebar, sampailah kepada sang pelukis gambar keluarga tanpa sosok ayah itu.

Berikut lima infonya, Gaess.

1. Bernardus Prasodjo

Nama pelukis gambar keluarga tanpa ayah tersebut adalah Bernardus Prasodjo. Pria kelahiran Salatiga, Jawa Tengah yang kini berusia 69 tahun, ini adalah lulusan Seni Rupa ITB.

Saat ini, Bernardus Prasodjo sudah lima tahun tak lagi melukis karena ia kini berkarir di bidang pengobatan prana, atau metode penyembuhan tanpa obat dan tanpa sentuhan.

2. Bukan pesanan langsung pemilik Khong Guan

Bernardus Prasodjo mengerjakan lukisan di kaleng Khong Ghuan itu pada tahun 70-an. Saat itu, ia mendapat tawaran melukis kaleng itu tidak langsung dari perusahaan Khong Guan, tapi melalui perantara, sebuah perusahaan separasi warna.

Nggak, saya nggak pernah ketemu sama pihak Khong Guan-nya,” ucap Bernardus seperti dilansir Antara (30/5/2018). “Saya dikasih contoh guntingan majalah lusuh begitu. ‘Nanti ini diganti di sini, ini miringnya begini’.”

3. Sering menerima pesanan

Sebelum Khong Guan, Bernardus Prasodjo sudah memang sering menerima tawaran melukis kemasan produk-produk makanan. “Dulu, saya ke supermarket, itu bangga sekali. Hampir semua etiket-etiket yang laku itu, saya yang bikin. Tetapi, makin ke sini, makin sedikit.”

4. Selain Khong Guan

Meskipun semakin sedikit, menurut Bernardus Prasodjo, hingga kini masih ada tiga produk yang menggunakan karya-karyanya sebagai disain kemasan produk yakni, gambar di kaleng Khong Guan, Monde, dan Nissin.

Berbeda dengan gambar di kaleng Khong Guan yang memang pesanan, gambar tentara yang tengah memukul snare drum di kaleng Monde adalah ide dari Bernardus Prasodjo. Kemudian kaleng biskuit Nissin yang menunjukkan perempuan-perempuan bersepeda, juga merupakan karya Bernardus Prasodjo.

5. Kenapa keluarga tanpa sosok ayah?

Disain kaleng Khong Guan yang tak pernah berubah tersebutlah yang menjadi perhatian netizen Indonesia. Gambar keluarga di kaleng Khong Guan tanpa sosok ayah, menjadi olok-olok dalam bentuk meme, dan viral di media sosial.

Alasan Bernardus Prasodjo, hal itu cuma untuk memengaruhi ibu rumah tangga agar membeli. Ia mengaku, saat itu tidak mau ambil pusing. Baginya, yang penting ya ada sosok ibu. “Bapaknya nggak penting, karena yang belanja ibunya kok. Ya saya ikuti saja mereka maunya apa,” kata Bernardus.

[dari berbagai sumber]

  • 28
    Shares
Bagea Awi Dan Heni

Bagea Awi Dan Heni

Lahir di Sukabumi, 31 Agustus 2005. Anak pertama dari tiga bersaudara ini, masih tercatat sebagai siswi kelas delapan sekolah menengah pertama. Untuk menyalurkan hobi menulis, Bagea menjadi Reporter Cilik sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *