Membaca Ujang yang ditemukan membusuk di Talaga Warna Sukabumi dari 5 status FB

Hingga kini, keluarga belum mendapat kabar perihal keberadaan motor milik Ujang.

Sudah sejak sekitar seminggu terakhir warga mencurigai bau busuk di sekitar Hutan Lindung Talaga Warna, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Namun sayangnya, warga tidak langsung menyangka bau tersebut berasal dari sesosok mayat.

Wargapun kaget manakala ditemukan sesosok mayat dalam keadaan menggantung di pohon, Kamis (15/11/2018). Beberapa bagian tubuhnya sudah menjadi tulang belulang dan membusuk, ada seutas tali melilit ditubuh mayat tersebut.

Ngeri ya, Gaess. tapi ada baiknya kamu baca sampai tuntas lima temuan berikut.

1. Menggunakan sandal jepit hitam

Mayat ini menggunakan sandal jepit warna hitam, celana jeans merek V Denim warna hitam, jaket parasit merek Bolellza, dan kaos abu-abu.

Mayat menggantung dengan kaki yang sudah menyentuh tanah. Tidak jauh dari mayat tersebut ditemukan sebuah handphone dalam ke adaan mati di saku celana. Identifikasi awal menunjukkan jika mayat tersebut seorang laki-laki.

2. Polisi ungkap identitas mayat

Polisi berhasil mengidentifikasi identitas mayat tersebut lebih jauh. Diketahui mayat tersebut adalah Ujang Maulana alias Cecep (30) warga Kampung Hejocokor, Desa/Kecamatan Nyalindung. Dari keterangan pihak keluarga, Ujang sudah menghilang selama dua minggu.

Mayat Ujang kemudian dibawa ke RSUD Sekarwangi, Cibadak, untuk menjalani otopsi. Untuk mengungkap penyebab kematiannya.

3. Motor belum diketahui keberadaannya

Awal identitas mayat terungkap setelah pihak keluarga mengenali jaket, pakaian, sandal jepit, handphone, dan celananya. Setelah handphone dinyalakan oleh polisi, ditampilan nampaklah wallpaper bergambar foto diri Ujang.

Masih menurut pihak keluarga, Ujang pergi dari rumah sudah hampir dua pekan. Saat meninggalkan rumah, Ujang membawa sepeda motor merek Honda jenis bebek. Hingga kini, keluarga belum mendapat kabar perihal keberadaan motor tersebut.

BACA JUGA:

Horor, Gengs, Januari-Mei 2018, setiap bulan ada kasus gantung diri di Kabupaten Sukabumi

Sempat ingin bunuh diri, HAMKA, ayah dan adiknya pernah ditahan di Sukabumi, ini 5 fakta sejarahnya

4. Bukan akibat pembunuhan

Polisi menduga kematian Ujang bukan karena tindak pembunuhan, dan memastikan tidak ada dugaan tindak kriminal lain, selain bunuh diri.

Menurut tetangga korban, sebelum meninggalkan rumah, korban sempat terlibat percekcokan dengan istrinya. Korban pun sempat berpesan kepada tetangga untuk tidak mencarinya.

Terkait keberadaan sepeda motor milik Ujang, polisi memastikan, korban telah menjual sepeda motornya untuk membayar utang.

5. Membaca 5 status Facebook terakhir akun Ujang MauLana

Sebelum ditemukan dalam kondisi tewas, akun Facebook Ujang MauLana diketahui mem-posting status dalam bahasa Sunda pada 31 Oktober 2018, pukul 00.46 WIB. Dari status Facebook terakhirnya itu, diduga ia menyesali sikap seseorang yang tidak mau ikut menanggung beban utang yang seharusnya ditanggung bersama.

Saat ini, akun Facebook tersebut sudah mendapat 242 tanggapan, 15 komentar duka dan belasungkawa, dan 10 kali dibagikan.

Nya kitu sipat jalmi mah da padahal te di emam ku nyalira seer sametan kaitu kadie oge di emam ku sararea ari tos ka pentok sareng tos jntn beban nmh ku nyalira we gening te aya anu nulungan pisan wios kemae da tos nasib sareng takdir nyalira mrn tos kedah kie…

Aku cuman manusia biasa,yg sedang beruasaha memperbaiki diri,,aku bukan orang yg baik apalagi benar…?

Jelema teh ningali batur tentrem ningali batur bahagia te genahen meren nya mantak di ulik we supaya hancur masa allah mudah”n ya allah abdi nga nyuhunkn abdi sareng istri abdi tiasa sabar tina ngadapi cobian iye

Ya allah cocobi naon dei iyeu teh apa leser apa hente pami bener” leres mudah”n ya allah di sabarkn iye hate abdi……?

Majarken teh melaan naon maneh teh belaan ka huhujann usaha teh budak can boga majarken teh,,sayah mah ari aya ka hoyong sareng aya cita”mah ek hujan ek panas berjuang terus tanpa ada kata mundur sareng tanpa ada kata lelah mudah”n we atuh ari terus berjuang/ihtiar/ngado’a mah cita” sareng ka hoyong teh kalaksana,,amiiiin

Dari informasi akunnya, diketahui Ujang Maulana merupakan alumni SMP Negeri 1 Nyalindung dan sudah menikah pada tahun 2013 silam dan belum dikaruniai anak.

Jika membaca lima status Facebook di atas, sepertinya Ujang memang sedang dilanda masalah ekonomi berat ya, Gaess. Namun begitu, pilihan bunuh diri tentu di luar dugaan pihak keluarganya, karena ada status Facebook-nya yang menunjukkan jika Ujang sepertinya seorang pekerja keras dan tidak mudah menyerah. (dari berbagai sumber)

  • 8
    Shares
Feryawi Heryadi

Feryawi Heryadi

FERYAWI HERYADI adalah Pemimpin Redaksi sukabumiXYZ.com. Lahir di Sukabumi pada 17 Agustus 1975. Fery lebih berpengalaman di bidang disain grafis, pertama kali mempelajari disain grafis di Koran Republika, setelah itu menimba ilmu dan pengalaman disain grafis dari banyak media lokal, nasional, hingga regional. Pernah bekerja di Koran Investor Daily, majalah SINDO Weekly (MNC Grup), Majalah BUMN Insight, Pantau.com, Jakarta. FERYAWI kini sebagai konsultan disain grafis untuk beberapa perusahaan di Jakarta, serta konsultan media dan digital marketing Universitas Nusa Putra. Silakan klik www.feryheryadi.com untuk cek portofolio.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *