Game Dilan sudah didownload 200 ribu kali, 5 fakta ini gen XYZ Sukabumi sudah tahu?

Hati-hati jadi Milea di game Dilan, bisa bikin baper.

Film Dilan 1991 sedang jadi buah bibir belakangan ini. Sedemikian besar antusias penonton, membuat film ini kabarnya memecahkan rekor MURI untuk jumlah penonton, yang mengalahkan jumlah penonton Avengers.

Tak hanya filmnya, Dilan dalam versi game pun banyak digandrungi ABG. Nah, mau serba-serbi fenomena film Dilan 1991? Berikut lima fakta yang dirangkum redaksi Sukabumixyz.com dari berbagai sumber!

1. Game Dilan didownload 200 ribu kali

FYI Gaess, game Dilan merupakan hasil kolaborasi Agate, Ciayo Games, dan Pidi Baiq (penulis novel Dilan). Agate adalah perusahaan dan studio pengembang game asal Bandung. Dalam game itu kamu berlaku sebagai pemain yang akan memerankan Milea. Kamu akan memengaruhi jalan cerita hubungan Milea dan Dilan.

Menurut keterangan pers Agate yang dikutip dari Antara, Sabtu (9 Februari), game Dilan yang bergenre visual novel itu mampu meraih Top 5 Free All Games, Top Trending All Games, Top Free Simulation, dan #25 Top Grossing Simulation Games di Play Store Google.

Game Dilan juga telah di-download sebanyak 200.000 kali dengan 100.000 pemain yang #JadiBaper karena aktif memainkan game ini. Deretan prestasi ini dapat dikatakan luar biasa mengingat platform Ciayo Stories yang menjadi ‘rumah’ untuk Game Dilan ini baru saja rilis selama 2 minggu.

Wow ya, Gaess. Kalian sudah mendownload juga belum?

2. Hati-hati baper jadi Milea

Game Dilan secara resmi dikatakan diangkat dari novel Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990 dan Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1991.

Di game tersebut pemain bakal berperan sebagai Milea. Layaknya game visual novel, kamu juga bakal dihadapkan dengan pilihan-pilihan tertentu yang bisa menentukan jalannya alur cerita di game. Ada pula fitur dress-up untuk menyesuaikan busana Milea versimu.

Buat kalian yang suka ber-baper ria, game ini cocok buat kalian. Kalian bisa langsung download di Google Play Store.

BACA JUGA:

Januari-Februari 2019 Sukabumi dilanda ratusan bencana, 5 info gen XYZ mesti tahu

Gaess, 5 kecamatan di Sukabumi dilanda tornado mini, 5 fakta ini kamu mesti tahu

3. #HariDilan

Kesuksesan film Dilan juga tergambar dengan munculnya tagar #HariDilan yang terpantau memuncaki daftar trending topic Twitter untuk wilayah Indonesia. Komentar netizen pun bermunculan, menyambut pemutaran film yang seri pertamanya, Dilan 1990, fenomenal itu.

“Dulu kamu ajakin nonton dilan 90, gajadi. Skrg udh ada dilan 91. Hayu atuh jadii #HariDilan,” tulis seorang netizen. “Film hollywood pun kalah bersaing dengan Dilan1991,” tulis yang lain.

“Kalau hari ini Hari Dilan. Terus Kapan hari jadian kita? #HariDilan,” tulis pengguna Twitter yang lain yang dikutip dari Detiknet.

4. Gombalan Dilan bikin baper

Dilan ya terkenal dengan gombalannya yang bikin hati Milea meleleh. Jadi, perpaduan antara gombalan Dilan yang sebenarnya terkesan garing, dibarengi dengan ekspresi cute Milea saat mendengarnya, menjadi kekuatan tersendiri yang membuat penonton baper. Begitu kata seorang pengamat film.

Berikut beberapa gombalan Dilan yang banyak dikutip netizen di media sosial.

-“Kalau aku jadi presiden yang harus mencintai seluruh rakyatnya, maaf. Aku pasti tidak bisa. Karena aku cuma mencintai Milea.”-

– “Dingin ya? Nanti kalau jaket ini aku pinjemin, aku sakit. Kalau aku sakit, nanti siapa yang jagain kamu?”-

-“Cita-citamu apa sih?”

 “Pilot, kamu?” ujar Milea sambil balik bertanya.

“Menikah sama kamu,” jawab Dilan.

Milea dengan wajah manjanya tersenyum bahagia mendengarnya.​-

Sebagian penonton meringis seketika mendengarnya, namun sebagian ‘meleleh’ hingga terbawa perasaan alias ‘baper.’Begitulah kekuatan di Dilan dengan gombalannya.

BACA JUGA:

Gen XYZ Sukabumi, ini 5 status FB si cowok tampan Dilan Konex yang tajir melintir

Gen YZ Sukabumi, Dilan 1991 segera tayang lho, ini sinopsis dan 5 infonya

5. Dilan dan suara sumbang

Film Dilan dikatakan banyak orang cukup fenomenal, namun bukan berarti tanpa kritikan. Banyak kalangan yang menganggap film Dilan kurang mendidik. Selain mengajari anak-anak remaja untuk pacaran, juga penggambaran Dilan yang seorang ketua geng motor dan suka berantem juga menjadi sorotan beberapa kalangan.

Sebagai contoh di Makassar, pemutaran perdana film Dilan juga sempat diprotes sekelompok mahasiswa. Film Dilan dianggap menampilkan sejumlah adegan tak patut dan melanggar hukum. Namun demikian, protes itu ditanggapi dingin saja oleh produser Dilan 1991 Odie Mulya Hidayat. “Saya seneng aja [didemo], karena makin didemo makin full,” ujar Odie menanggapi protes itu.

Nah Gaess, terlepas dari pro dan kontra film Dilan, faktanya film ini banyak disukai orang. Sebagai karya seni dan bentuk ekspresi, maka ada baiknya kita memberinya ruang dan mengapresiasinya. So, lihat sisi baiknya, jangan ditiru sisi buruknya, ya! (dari berbagai sumber)

Egi GP

Egi GP

Lahir di Sukabumi, 14 Mei 1978. Mantan Jurnalis Harian Merdeka, dan kini bekerja di PT Yudhistira Ghalia Indonesia sebagai editor. Ayah dua anak ini menamatkan pendidikannya di SMP Mardi Yuana Cicurug, SMA Negeri 3 Bogor, dan kuliah Jurusan English Literature di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur. Untuk menyalurkan hobinya menulis, Egi menjadi kontributor di sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *