Gaess, bantu kuy anak tanpa tempurung kepala dari Simpenan Sukabumi ini

Dari kepala sering mengeluarkan darah dan nanah berbau amis.

Nazmi Khimatinna Zahra, bocah wanita malang asal Sukabumi ini terlahir tanpa tempurung kepala. Kini, organ otaknya bahkan sudah menonjol keluar dari bagian belakang kepalanya.

Orangtua Nazmi tidak memiliki biaya untuk mengobati putrinya tersebut, Gengs. Perlu uluran tangan kita agar Nazmi bisa tersenyum bahagia layaknya anak-anak seusianya.

Simak kuy lima infonya.

[1] Tidak memiliki tempurung kepala

Nazmi Khimatinna, usianya baru 13 bulan. Nazmi adalah puteri kedua dari pasangan Iyus Susanto (35) dan Anita (31). Keluarga ecil ini tinggal di Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Untuk memenuhi kebutuhan sehar-hari, Iyus mengais rezeki menjadi nelayan.

Mirisnya, Gengs, Nazmi terlahir tanpa tempurung kepala (anomali). Kalian bisa cek hasil rontgent pada bagian kepalanya. Ngeri sekaligus kasihan ya, Gaess.

hasil ct scan

[2] Akibat cairan otak yang pecah

Saat usia Nazmi menginjak tiga bulan, ia dirujuk ke rumah sakit akibat ketidaksempurnaan pada bagian tempurung kepalanya. Namun, kemudian RSUD Palabuhanratu selanjutnya merujuknya ke RSUD R. Syamsudin, SH., Kota Sukabumi (RS Bunut).

Setelah mendapat perawatan medi di RS Bunut selama beberapa hari, hasil pemeriksaan medis menyimpulkan jika di kepala Nazmi terdapat cairan otak yang pecah. Karena keterbatasan alat di RS Bunut, Nazmi pun kembali harus dirujuk ke RS Hasan Sadikin, Bandung.

[3] Pulang karena ketiadaan biaya

Namun, karena keterbatasan biaya, kedua orangtua Nazmi akhirnya terpaksa memboyong sang anak malang tersebut pulang ke rumah tanpa mendapat pengobatan.

“Jangankan harus ke Bandung, untuk membayar utang persalinan dan biaya di Rumah Sakit Bunut saja, enam juta Rupiah, sampai sekarang belum lunas,” keluh Iyus.

Editor’s Picks:

Lagi-lagi predator anak beraksi di Sukabumi, ini 5 info ortu wajib waspada

Ini 5 Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Sukabumi, Nomor Satu Bikin Nyesek

[4] Otaknya menonjol keluar dari kepala

Hari berganti minggu, bulan pun berangsur bertambah usia Nazmi. Kini pada usianya yang menginjak 13 bulan, organ otak Nazmi terlihat menonjol keluar, karena tidak terlindungi oleh tempurung kepala.

kondisi kepala nazmi saat ini

Mirisnya, Gaess, karena organ otaknya terkena infeksi, darah dan nanah kerap kali mengucur dari organ otaknya. “Beberapa waktu lalu, organ otak nazmi terkena infeksi, dan keluar cairan darah dan nanah, baunya amis, bahkan dikerumuni semut” ujar Anita.

Orangtua Nazmi ingin sekali membawa putri cantik mereka sesuai rujukan ke RS Hasan Sadikin, namun tidak memiliki biaya cukup untuk biaya operasional mereka membawa dan menunggu tindakan medis selama di Bandung.

[5] Bantu Nazmi via Yayasan Derma Indonesia

Nah, Gengs, buat yang berniat membantu Nazmi namun tidak memiliki waktu untuk datang ke rumahnya, kalian bisa membantunya dengan cara metode transfer langsung ke rekening: Bank Mandiri No Rek. 182.000.2170.140 a/n. Yayasan Derma Indonesia
*Untuk transfer ke rekening Derma Indonesia, sertakan kode unik 011. Contoh: Rp 10.011, Rp 100.011, Rp 500.011.

Untuk konfirmasi, bisa menghubungi nomor WhatsApp : 0852-1549-9009 (Yayasan Derma Indonesia).

Nah, Gaess, buat Gen XYZ Sukabumi yang memiliki rezeki lebih, tidak percuma melakukan aksi sosial membantu Nazmi bersama teman-teman komunitasmu. Yakinkan mereka tidak hidup sendiri.

Bagea Awi Dan Heni

Bagea Awi Dan Heni

Lahir di Sukabumi, 31 Agustus 2005. Anak pertama dari tiga bersaudara ini, masih tercatat sebagai siswi kelas delapan sekolah menengah pertama. Untuk menyalurkan hobi menulis, Bagea menjadi Reporter Cilik sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *