Allegri pundung dibentak CR7, 5 drama ini Juventini Sukabumi sudah ngeh belum?

Setelah Kepa “melawan” Sarri di Chelsea, kini CR7 “membentak” Allegri di Juventus. Bukan contoh yang baik bagi pesepakbola muda! 

CR7 alias Cristiano Ronaldo adalah superstar di dunia sepakbola. Hanya Lionel Messi saja yang bisa menyaingi kebintangan sang striker asal Portugal. Bener gak, Gaess? Namun demikian, bukan berarti CR7 boleh seenaknya membentak pelatih Massimiliano Allegri. Seorang pemain, sebintang apapun harus menghormati pelatih. Jangan sampai perilaku buruk melawan pelatih dicontoh oleh pesepakbola muda.

Nah Gaess, para Juventini Sukabumi, sudah tahu belum perihal rumor CR7 membentak Allegri yang nampaknya akan berakhir dengan pundung-nya sang pelatih? Berikut lima drama di balik rumor bentakan CR7 kepada Allegri. Cekidot!

1. CR7 bentak Allegri

CR7 kedapatan membentak pelatih Massimiliano Allegri dalam pertandingan melawan Napoli di Stadion San Paolo, Minggu (3/3) waktu setempat. Emosi CR7 pada laga akhir pekan lalu tampaknya tengah berada di puncak. CR7 terlihat dalam rekaman video membentak Allegri saat tengah mengejar bola yang dikuasai pemain lawan.

CR7 kabarnya marah lantaran skuat Juventus tampil kurang agresif.  Dalam video yang beredar tampak CR7 ingin Allegri mendengarkan keinginannya. Soalnya saat itu memang hanyadia yang terus mengejar bola saat dipegang tim lawan. “Tuan [Allegri],” bentak Ronaldo seperti dikutip Calcio Mercato.

2. CR7 lagi bete

Hari itu, CR7 memang nampak lagi bete, Gaess. Sebelum pertandingan, kemarahan CR7 juga terlihat di ruang ganti sebelum pertandingan Napoli vs Juventus di mulai. Ketika itu kamera stasiun televisi Sky Sports selaku pemegang hak siar kompetisi Liga Italia Serie A menyorot Ronaldo dengan cukup dekat.

Seketika mantan pemain Manchester United itu menggerakkan lengan kanannya seperti mempersilakan kamera untuk menyorot pemain Juventus lainnya.

Bete nih, Ron!

BACA JUGA:

Kacian deh Kopites Sukabumi, Klopp salahkan angin dan 5 drama “Salah-Mane(h)” dikudeta City

Madridista Sukabumi dah ngopi belum? Ini 5 drama “si tonggos” Suarez bantai El Real

“Si Badung” Costa ledek CR7, 5 drama #AtleticoVsJuve bikin Juventini Sukabumi baper

3. Allegri pundung

Pasca laga Napoli dan Juventus itu, media asal Italia, Calcio Mercato, membuat laporan bahwa Allegri mengisyaratkan akan pindah dari Juventus. Wah, jangan-jangan pundung alias mutung alias marah nih Allegri?

“Terkait masa depan saya, saya sudah katakan, kami [Allegri dan Juve] akan duduk untuk membahasnya musim ini atau selanjutnya. Saya sangat bahagia di Juventus,” kata Allegri. “Tapi, dibutuhkan kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan dengan cara terbaik untuk diambil,” sambungnya.

Sebelumnya, masa kerja Allegri di Juventus memang jadi salah satu sorotan di balik kisah suksesnya membesut Giorgio Chiellini dan kolega. Kontrak pelatih berusia 51 tahun akan habis menyusul berakhirnya musim 2018/19 dan sejauh ini belum ada negosiasi kontrak baru.

Hmmm…ya makin saja ingin pindah Allegri setelah dibentak CR7!

4. Suksesor Allegri

Lalu siapa pengganti Allegri jika ia pergi dari Juve? Tentunya nama besarlah yang layak menjadi pelatih Juve. Beberapa nama sudah muncul ke permukaan. Di antaranya adalah Zinedine Zidane, Andrea Pirlo, Jose Mourinho, dan Jurgen Klopp.

Sejauh ini, rumor paling kencang mengarah pada sosok Zinedine Zidane yang merupakan mantan bintang Juventus sebagai pemain di era 90an. Selain itu, beredar pula nama Andrea Pirlo. Ia adalah salah satu figur penting bagi Juve ketika masih aktif sebagai pemain. Masalahnya, Pirlo masih miskin pengalaman sebagai pelatih.

Untuk Jose Mourinho, rumor wajar menerpa dirinya karena ia sampai saat ini masih mengganggur. Mou juga cocok karena pernah merajai Italia bersama Inter Milan. Terakhir, yang mengejutkan adalah munculnya nama pelatih Liverpool. Mengapa Juve tertarik merekrut Klopp?

Menurut sebuah laporan, pertimbangan utama Klopp menjadi buruan Juventus adalah karena track recordnya yang bagus. Klopp dikenal sebagai salah satu manajer top Eropa saat ia berkarir di Borussia Dortmund. Ia membawa Die Borussien menghentikan dominasi Bayern Munchen, di mana ia juga membawa tim asal Jerman itu menembus final Liga Champions.

Di Liverpool prestasi Klopp tidak kalah baik. Meski ia belum memenangkan trofi juara, namun ia berhasil mengubah The Reds menjadi salah satu tim dengan serangan terbaik di Eropa, sehingga mereka merasa pelatih asal Jerman itu cocok untuk tim mereka.

5. Allegri ke Inter?

Lalu, Allegri sendiri mau kemana?

Rumor yang beredar Allergi bakal menjadi allenatore Inter Milan jika mereka jadi melepas pelatihnya saat ini, Luciano Spalletti. Tuttosport diperkuat oleh Corriera dello Sport, mengklaim bahwa Inter memasukkan nama Allegri dalam daftar kandidat terkuat pengganti Spalletti. Kepergian Spalleti dari Giuseppe Meazza sendiri diyakini sulit untuk dihindarkan.

Nerazzurri tampil inkonsisten di musim keduanya bersama Spalletti. Belum lagi ditambah dengan gagalnya Inter Milan melaju lebih jauh di Liga Champions. Berkat itu, beberapa laporan sepakat bahwa Inter bakal melepasnya pada musim panas nanti. Nah, akankah Allegri bergabung dengan Inter? Kita pantau terus saja ya perkembangannya. (dari berbagai sumber)

Egi GP

Egi GP

Lahir di Sukabumi, 14 Mei 1978. Mantan Jurnalis Harian Merdeka, dan kini bekerja di PT Yudhistira Ghalia Indonesia sebagai editor. Ayah dua anak ini menamatkan pendidikannya di SMP Mardi Yuana Cicurug, SMA Negeri 3 Bogor, dan kuliah Jurusan English Literature di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur. Untuk menyalurkan hobinya menulis, Egi menjadi kontributor di sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *