5 obyek wisata tak kalah keren di sekitar Geopark Ciletuh Sukabumi

Membentang di pesisir barat daya dan selatan Kabupaten Sukabumi.

Tidaklah salah ya, Gaess, jika Kabupaten Sukabumi disebut sebagai sorganya wisata alam. Bayangkan saja, tidak jauh dari lokasi Global Geopark Ciletuh saja, ada lima obyek wisata keren yang wajib kamu kunjungi.

Coba ayo kita segarkan kembali daya ingat kita akan keindahan air terjun Geopark Ciletuh, sebuah tempat wisata yang bisa dibilang serba ada. Dari air terjun, hamparan sawah, ladang, gunung, hutan, dan pantai, semuanya dapat kamu temukan di sekitarnya.

So, jangan selalu berpikir Palabuhanratu, Gengs, karena Kabupaten Sukabumi jauh lebih luas dari sekadar Pantai Pelabuhanratu.

Cek kuy, kelima obyek wisata di sekitar Geopark Ciletuh.

1. Curug Cigangsa

Curug, atau Air Terjun Cigangsa juga populer dengan sebutan Curug Luhur, air terjun ini memiliki keunikan, yakni terdiri dari tiga tingkat. Keelokannya dapat dinikmati dari atas dan bawah. Tetap sama indahnya!

Dinding batunya nampak kehitaman, menambah keunikan curug ini. Namun kamu perlu berhati-hati, Gaess, jika berkunjung ke sini saat musim hujan, karena aliran airnya dapat berubah sangat deras dengan seketika.

Lokasi curug ini berada di Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Kamu dapat mencapainya dari jalanan menuju arah Ujunggenteng. Kemudian ikuti arah menuju Terminal Alun-Alun hingga Bundaran Alun-Alun. Nah, dari sini kamu bisa mengikuti petunjuk arah menuju Curug Luhur. Dari pintu gang masuk bisa mencapai lokasi dengan hanya 15 menit saja.

2. Curug Awang

“Mini Niagara”, begitu sebutan lain curug ini, karena bentuknya yang menyerupai Air Terjun Niagara di Amrik sana. Tidak salah, karena air terjun yang mengalir dari tebing batu setinggi 40 meter ini, terlihat menakjubkan, Gaess.

Bedanya dengan Curug Cigangsa, kamu malah dianjurkan untuk datang ke lokasi ini saat musim penghujan, karena debit air yang lebih besar menjadikannya lebih indah dipandang.

Lokasi curug ini berada di Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Tidak jauh dari Kantor Sekretariat PAPSI, atau kurang lebih sekitar 1 km terdapat plang penunjuk arah menuju lokasi Curug Awang. Sebelum sampai ke tujuan, kamu harus mengarahkan kendaraan menuju jalan berbatu sejauh 1,5 km, kemudian lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekira 200 meter.

BACA JUGA:

Ini 5 Sukabumi unik, Gengs

Keren Gengs, ini 5 fenomena alam yang menjadi tempat wisata di Sukabumi

5 fakta masjid aquarium Kota Sukabumi, keren Gaess!

3. Curug Cikaso

Lokasinya berada di Kampung Ciniti, Desa Cibitung, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Dari Jampang Kulon sebelum sampai ke Surade, berbeloklah di pertigaan menuju Curug Cikaso. Dari tempat parkir, kamu harus berjalan kaki atau menyewa perahu menyusuri sungai untuk mencapai Curug Cikaso.

Kerennya curug ini memiliki tiga air terjun mengalir berdampingan. Ketiga air terjun berdampingan ini dinamakan Curug Aseupan, Curug Meong, dan Curug Aki.

Dasar air terjun yang berwarna biru kehijauan menambah keunikan curug ini, Gengs. Curug ini juga cocok untuk dikunjungi saat musim penghujan, di saat debit airnya masih deras.

4. Curug Cimarinjung

Dihiasi latar belakang batuan purba berwarna merah bata, menjadikan curug ini yang paling indah di sekitar area Geopark Ciletuh. Air terjun ini mengalir dari Sungai Simarinjung dan menjulang setinggi 45 meter.

Batu-batu besar yang mengapit curug ini membuatnya tetap tersembunyi. Selain itu, pohon yang berada tepat di sisi tebing membuat penampilannya menjadi lebih eksotis.

Sesuai namanya, curug ini berada di Kampung Cimarinjung, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Dari jalanan menuju ke arah Ujunggenteng menuju arah Desa Tamanjaya, kemudian menuju Desa Ciwaru dan Pantai Palangpang. Curug ini terletak tidak jauh dari Pantai Palangpang.

5. Panenjoan

Secara bahasa artinya “tempat untuk melihat”. Tak heran, karena lokasi ini merupakan gerbang menuju Geopark Ciletuh, sehingga tak heran jika tempat ini menawarkan pemandangan Geopark Ciletuh dari ketinggian.

Dari tebing setinggi 250m dpl ini, kamu dapat menyaksikan sawah hijau membentang, dan birunya air laut. Bahkan jika beruntung, cuaca tengah bersahabat, kamu dapat menyaksikan melihat air terjun dari kejauhan.

Tebing Panenjoan berada di Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Dari Desa Tamanjaya, Bukit Panenjoan ini berada di pinggir jalan sebelah kanan yang berhadapan dengan kantor sekretariat PAPSI Ciletuh.

Gimana, Gaess, keren-keren kan? Jangan lupa siapkan bekal jika kamu hendak berkunjung ke sana, karena tidak semua lokasi gratis. (dari berbagai sumber)

Bagea Awi Dan Heni

Bagea Awi Dan Heni

Lahir di Sukabumi, 31 Agustus 2005. Anak pertama dari tiga bersaudara ini, masih tercatat sebagai siswi kelas delapan sekolah menengah pertama. Untuk menyalurkan hobi menulis, Bagea menjadi Reporter Cilik sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *