Intip syuting video klip terbaru Virgoun, ini 5 info HP Gunung Walat Sukabumi

Virgoun seorang penyanyi juga vokalis grup musik Last Child.

Virgoun Putra Tambunan adalah seorang penyanyi yang juga merupakan vokalis grup musik Last Child sejak 2006. Ia juga membawakan lagu hits Seluruh Nafas Ini bersama Gisella Anastasia finalis Indonesian Idol pada tahun 2012.

Virgoun lahir di Bekasi, 26 September 1986, selama berkarir di kancah musik nasional, ia telah meluncurkan album Our Biggest Thing EverSurat Cinta untuk Starla pada 2016.

Nah, bagaimana dan kenapa untuk video klip terbarunya Virgoun memilih syuting di HPGW, berikut lima alasannya, Gaess.

1. Fakta HPGW

Hutan Pendidikan Gunung Walat (HPGW) merupakan kawasan hutan milik negara dengan tujuan khusus yang pengelolaannya diserahkan kepada Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor. Peruntukan Hutan Pendidikan Gunung Walat ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 188/Menhut-II/2005 Jo SK Menhut.

Berada di 460-726 mdpl, luas tutupan hutan HPGW adalah 95 persen dari total luas Gunung Walat sekira 359 ha yang berlokasi di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. HPGW saat ini di bawah pengelolaan Institut Pertanian Bogor (IPB).

2. Alasan Virgoun memilih HPGW

HPGW selain sebagai wadah untuk pertukaran ilmu seputar kehutanan namun menjadi pilihan bagi para content creative untuk mengembangkan kreativitas khususnya di bidang broadcasting. Sepertinya halnya yang dilakukan oleh sekumpulan sineas independen dalam proses pembuatan syuting video klip terbaru Virgoun.

Setelah melakukan riset di banyak lokasi maka terpilihlah HPGW sebagai lokasi syuting. Kegiatan syuting ini menggunakan latar belakang hutan yang bayak terdapat pohon pinus dan agathis/ damar .

Kegiatan syuting video klip terbaru Virgoun berlangsung dari tanggal 22-23 November 2018 di HPGW, Sukabumi. Demikian dikutip dari gunungwalat.ipb.ac.id.

BACA JUGA:

Gengs, 5 film ini syuting di Sukabumi! Ada dari Hollywood lho

Sukabumi keren, dari The Fabulous Udin hingga tuan rumah lomba surfing dunia 2019

Film ini dibuat zaman Belanda, nomor 5 produsernya wartawan asal Sukabumi

3. Sesuai dengan konsep dan setting lokasi

Diungkapkan Production Assistant (PA), Rajiv Gandhi, keberadaan pohon-pohon pinus di HPGW sesuai dengan setting lokasi dan konsep video klip Virgoun terbaru.

Nah itu kenapa kami melakukan kegiatan ini di hutan, karena sesuai alur cerita dan setting lokasi memang harus ada pohon-pohon pinus atau damar di area yang berhutan,” ujar Penanggung Jawab Unit Lokasi dan Production Assistant (PA), Rajiv Gandhi saat ditemui di lokasi kegiatan.

4. Kesan terhadap HPGW

Menurutnya kondisi alam di Gunung Walat masih terbilang asri dengan dukungan infrastruktur yang cukup memadai. “Kesan-kesan saya untuk Gunung Walat ini termasuk ok sih, udaranya masih sejuk banget,” ungkapnya.

5. HPGW dan sky bridge Situ Gunung

Rajiv menambahkan bahwa proses syuting akan dilanjutkan di lokasi Jembatan Situ Gunung, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

“Setelah kegiatan di sini kita akan pindah ke Situ Gunung Cisaat, di sana kan ada jembatannya, kita mau ambil di situ, jadi kisah ceritanya ini perpisahan Virgoun,” tutupnya.

Bagea Awi Dan Heni

Bagea Awi Dan Heni

Lahir di Sukabumi, 31 Agustus 2005. Anak pertama dari tiga bersaudara ini, masih tercatat sebagai siswi kelas delapan sekolah menengah pertama. Untuk menyalurkan hobi menulis, Bagea menjadi Reporter Cilik sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *