Gaess, Sukabumi bakal punya bioskop lagi, ini 5 bioskop jadul yang terlupakan


Egi GP

Writed by: Egi GP
Editor by: Feryawi
15 Okt 2018 | 22:50 WIB


Investor masih memilih lokasi yang tepat untuk membangun bioskop.

Data tahun 2011 mencatat dari 498 kota di seluruh Indonesia, ada 433 kota belum memiliki bioskop atau hanya 65 kota yang sudah tersentuh layar bioskop. Itu berarti termasuk Sukabumi ya, Gaess. Sedihnya, orang Sukabumi kalau mau nonton bioskop harus ke kota terdekat, yaitu Bogor. Kasihan deh…hehe.

Fakta selanjutnya nih, Gaess, menurut catatan Republika pada 2009, dari jumlah 850 bioskop pada tahun 1974, Indonesia tinggal memiliki 146 bioskop lokal di berbagai daerah. Penutupan bioskop itu dilakukan seiring terpuruknya perfilman nasional.

Nah, Sukabumi sebentar lagi berpeluang bakal punya bioskop lagi. Kabar itu disampaikan Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami. “Bioskop ada beberapa investor yang sudah melirik,” ujar Andri.

Well, sebenarnya rumor Sukabumi bakal punya bioskop lagi bukanlah hal baru. Sejak 2015 lalu, beredar rumor Platinum Cineplex milik Raam Punjabi, berencana membuat bioskop di Kota Sukabumi. Btw, untuk bahan nostalgia, berikut lima bioskop yang pernha berjaya di Sukabumi, terutama di tahun 1980-90an.

1. Bioskop Indra

Lokasinya kini diapit Kantor Pos dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Jalan Jend. Ahmad Yani, Kota sukabumi. Di masa jayanya, film Indonesia dan Bollywood diputar secara bergantian di bioskop ini.

2. Capitol Theatre

Bioskop ini juga berlokasi di Jend. Jalan Ahmad Yani. Bioskop yang awalnya bernama Bioskop Mayawati, punya kekhasan memiliki tempat duduk di balcony. Capitol memutar semua jenis film baik Hollywood, Indonesia, dan Mandarin.

BACA JUGA:

Gen Y Sukabumi, ini 5 info legenda Wangsa Suta dan asal muasal Gunungparang Cikole

Di balik penaklukan tentara Inggris di Sukabumi, 5 fakta Letkol Eddie Soekardi

Dari Sukabumi sampai Cianjur dan buron 22 tahun, 5 fakta penjahat legendaris Eddy Sampak

3. Shopping Theatre

Tak hanya nonton film, di Shopping Theatre pengunjung juga bisa berbelanja, dan anak-anak bisa bermain Ding-Dong dulu. Shopping Theatre terletak di Jalan Jend. Ahmad Yani. Jika dilihat kini posisinya bersebrangan dengan Supermall. Film-film yang diputar di bioskop ini sama halnya seperti Capitol Theatre. Uniknya penonton duduk di kursi terbuat dari kayu.

4. Royal Theatre

Bioskop dengan ruangan luas ini, dibagi tiga kelas dengan tempat duduk kayu. Saat memesan karcis Kelas 1, calon penonton biasanya akan diberi pilihan apakah ingin duduk di bawah atau balkon. Kondisi kekinian, bioskop ini telah berganti menjadi Royal Tech.

5. Odeon21

Perusahaan Bioskop 21 Cineplex mendirikan bioskop di Kota Sukabumi yang diberi nama Odeon21. Diberi nama Odeon karena berada di daerah Odeon. Bioskop inilah yang pertama kali mengusung konsep modern dengan seting tempat yang mengutamakan kenyamanan dibanding bioskop lokal. Kursi empuk serta ruangan dingin ber-AC lengkap dengan tingkat kemiringan ideal. Tak lupa juga didukung kualitas suara andalan berteknologi Dolby Digital, THX atau Dolby Atmos, Odeon21 berada di Lantai II Ramayana Dept.

Walhasil, bioskop-bioskop lokal banyak yang gulung tikar gara-gara kehadiran Odeon 21. Namun seiring waktu, Odeon 21 juga harus rela gulung tikar. (dari berbagai sumber)

  • 90
    Shares
Egi GP

Egi GP

Lahir di Sukabumi, 14 Mei 1978. Mantan Jurnalis Harian Merdeka, dan kini bekerja di PT Yudhistira Ghalia Indonesia sebagai editor. Ayah dua anak ini menamatkan pendidikannya di SMP Mardi Yuana Cicurug, SMA Negeri 3 Bogor, dan kuliah Jurusan English Literature di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur. Untuk menyalurkan hobinya menulis, Egi menjadi kontributor di sukabumiXYZ.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *