Hag! Manusia saudaraan sama jamur, 5 fakta ilmiah gila bikin gen XYZ Sukabumi bengong

Bersalaman menularkan lebih banyak kuman dibandingkan berciuman! Hmmm…!

Jika kalian merasa sudah mengerti banyak hal tentang fakta-fakta kehidupan, maka kalian termasuk golongan sombong. Apa sebabnya? Jelas sekali dalilnya, apa yang diketahui manusia tentang dunia ini tak lebih hanya sebutir pasir di pantai nan luas. Masih berani untuk sombong, Gaess?

Untuk membuktikan dalil itu, coba simak lima fakta ilmiah berikut, kalian pasti akan terbengong-bengong dalam keterkejutan. Bisa juga reaksi kalian tertawa karena fakta yang terungkap juga rada-rada gila…hehe!

1. Seperti manusia, tanaman juga makhluk sosial

Kita tahunya kan manusia adalah mahluk sosial, yang berartimanusia tak bisa hidup sendiri, butuh bantuan manusia lain. Lha, ternyata bukan hanya manusia, tanaman pun termasuk golongan mahluk sosial.

Dalam makalah yang ditulis di American Journal of Botany oleh ahli biologi dari McMaster University, Susan Dudley, terungkap beberapa jenis tanaman terbukti bersifat sosial dalam arti saling mendukung keluarga sembari mendorong orang asing dari lingkungannya.

Dalam jurnal yang sama, Dudley menjelaskan Impatiens pallida, tanaman bunga biasa, mencurahkan energi lebih sedikit dari biasanya untuk menumbuhkan akar-akarnya ketika dikelilingi oleh kerabatnya. Sementara, di dekat tumbuhan dengan genetik yang tak terkait, mereka menumbuhkan akar secepat mungkin. Nah, kan!

2. Kuda laut jantan bisa hamil

Lah, biasanya hewan betina yang hamil dan bereproduksi. Ini kok bisa jantan hamil, ya? Kasusnya terjadi pada hewan Kuda laut. Menurut sebuah studi, pejantan Kuda laut ternyata punya ‘kantung keturunan.’ Dalam kantung itulah betina Kuda laut menaruh telur-telurnya. Setelah telur dimasukkan ke dalam ‘kantung kelahiran’, jantan lalu melepaskan sperma ke dalam kantong untuk membuahi telur. Setelah sekian lama, jantan Kuda laut pun melahirkan bayi-bayi Kuda laut.

Fakta ilmiah tersebut diungkap oleh ahli biologi evolusi dari Texas A&M University, Adam Jones dan dimuat dalam Science Daily. Wow!

BACA JUGA:

Semerbak si ‘emas hitam’ membius dunia, 5 fakta sejarah Kopi Sukabumi gen XYZ mesti bangga

Waduh, 56% orang dunia bakal nganggur gegara teknologi, gen XYZ Sukabumi siap?

Pakar ITB: Sukabumi berpotensi gempa-tsunami besar, ini 5 penjelasan agar kita waspada

3. Berjabat tangan lebih bahaya dari berciuman

Orang kadang ragu-ragu untuk berciuman (bibir), karena khawatir dengan kuman yang tertularkan dalam proses berciuman. Nah, ternyata nih ya, dalam hal penularan kuman, berciuman tak lebih berbahaya dibandingkan berjabat tangan alias bersalaman. Sebuah penelitian mengungkap bahwa walau sedang flu, mencium pasangan tak lebih berbahaya dibandingkan bersalaman.

Faktanya, seseorang lebih mungkin untuk menularkan infeksi dengan menjabat tangan. Hal itu diungkapkan oleh pakar kesehatan Profesor Sally Bloomfield.

4. Manusia kerabat dekat jamur

Ini fakta mencengangkan sekaligus bikin ketawa, Gaess. Rupanya nih ya, kita manusia masih saudaraan sama jamur. Hadahhh…hihi!

Seperti dimuat situs yang khusus membahas sains bertajuk io9, manusia ternyata berbagi nenek moyang yang sama dengan hampir semua makhluk. Dari sekian banyak mahluk, rupanya kita relatif berkerabat dekat dengan jamur. Bahkan, jamur secara genetik lebih dekat ke manusia dibandingkan ke tanaman.

Ide dasar teori ini adalah gagasan bahwa bentuk kehidupan di darat berasal dari berbagai jenis ganggang mengambang di sekitar laut. Nah, protein jamur lebih seperti binatang/hewani ketimbang nabati. Kemudian ditemukan bahwa baik hewan, juga manusia, dan jamur mengandung komponen yang disebut lanosterol, sedangkan tanaman tidak punya.

So, seberapa jamur kah kamu hari ini, Gaess? Hehe.

5. Ayam tak butuh kepala untuk hidup

Ayam tentunya lebih suka punya kepala. Namun, fakta membuktikan di Amrik sana, ada ayam bernama berjuluk “Mike the Headless Chicken” bisa bertahan hidup 18 bulan setelah kepalanya terpotong.

Waduh, bagaimana Mike bisa tetap hidup, ya?

Rupanya tanpa kepala, si Mike itu masih memiliki cukup batang otak untuk terus hidup. Mike bahkan berkeliling Amerika Serikat sebagai bintang. Tak ayal, Mike dapat menghasilkan uang sebanyak US $4.500 atau sekitar Rp 49 juta dalam sebulan pertunjukannya.

Ada-ada saja ya, Gaess! (dari berbagai sumber)

Egi GP

Egi GP

Lahir di Sukabumi, 14 Mei 1978. Mantan Jurnalis Harian Merdeka, dan kini bekerja di PT Yudhistira Ghalia Indonesia sebagai editor. Ayah dua anak ini menamatkan pendidikannya di SMP Mardi Yuana Cicurug, SMA Negeri 3 Bogor, dan kuliah Jurusan English Literature di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur. Untuk menyalurkan hobinya menulis, Egi menjadi kontributor di sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *