5 pertanyaan untuk Komunitas Mural Kota Sukabumi: ada pesan ingin disampaikan

Berharap dukungan pemerintah.

Komunitas Seni Rupa (KSR) adalah salah satu ekstrakulikuler SMAN 1 Kota Sukabumi. Mengembangkan potensi melalui seni mural adalah salah satu yang dilakukan KSR.

Ada lima fakta menarik tentang harapan dan cita-cita anggota KSR soal seni mural. Berikut interview sukabumiXYZ.com dengan Ketua KSR Dafa Alfarizi:

BACA JUGA: Nongkrong dan Berkarya, Ekspresi Anak Kota Sukabumi Zaman Now

#Ngakilima @SukaKopi.
Pintu masuk Kantor Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.
Kami buka 24 jam.

[1] Kenapa hobi seni mural?

“Kalau ditanya kenapa bisa hobi? Ya bingung juga mau jawab apa. Pokoknya menurut saya, lewat mural kita bisa mengekspresikan diri kita. Mural memiliki filosofi dan pesan di setiap gambarnya, pesan dari si pembuat untuk yang melihat.”

[2] Tempat mana saja yang sudah digambar?

“Tembok yang sudah digambar… (merenung) Banyak juga sih. Kalau untuk hari-hari penting, biasanya yang di samping Kantor APJ PLN Kota Sukabumi, seberang SMA Mardiyuana, Jalan Baldes, dan Balai Budi Daya Air Tawar (BBAT) adalah tempat yang paling sering kita jadikan lokasi untuk mengekspresikan diri.”

#Ngakilima @SukaKopi.
Pintu masuk Kantor Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.
Kami buka 24 jam.

BACA JUGA: 5 “Mustahil” Universitas Nusa Putra Menjadi Nyata

[3] Apa cita-cita?

“Tentunya semua orang ingin sukses dalam hidupnya. Saya sendiri ingin sukses dengan hobi saya ini, karena kalau kita suka dengan pekerjaan itu, hidup kita akan bahagia.”

#Ngakilima @SukaKopi.
Pintu masuk Kantor Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.
Kami buka 24 jam.

[4] Apa harapan ke depan terkait hobi mural?

Semoga ke depannya mural tidak dipandang sebelah mata, dan setiap orang yang ingin mengembangkan potensi di bidang ini dapat terus meningkatkan kemampuannya.”

[5] Apa harapan kepada pemerintah Kota Sukabumi?

“Harapannya, semoga ke depannya memberi dukungan dan apresiasi terhadap dunia seni di Kota Sukabumi, terutama di bidang seni rupa.” (Asti Sundari)

Bagea Awi Dan Heni

Bagea Awi Dan Heni

Lahir di Sukabumi, 31 Agustus 2005. Anak pertama dari tiga bersaudara ini, masih tercatat sebagai siswi kelas delapan sekolah menengah pertama. Untuk menyalurkan hobi menulis, Bagea menjadi Reporter Cilik sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *