5 fakta ilmiah jatuh cinta bagaikan candu yang bikin gen Y Sukabumi mesem

Hanya butuh 4 menit untuk mengetahui kamu jatuh cinta atau tidak. Hmm…

Cinta itu rasanya nikmat. Cinta juga kadang menyakitkan. Tak jarang cinta membuat orang tertawa, seringkali juga orang menangis karena cinta. Apa jadinya hidup tanpa cinta ya, Gaess? Ah, kalau cari analogi mungkin seperti sayur asem tanpa asem..hehe.

Nah Gaess, cinta itu tak hanya soal feeling. Cinta juga bisa punya fakta-fakta ilmiahnya. Ini dia 5 fakta ilmiah unik yang bisa bikin kamu mesem, Gaess.

1. Hanya butuh waktu 4 menit untuk jatuh cinta

Jika mau, Gaess, ingin menarik perhatian lawan jenis yang kamu sukai, ingat kamu hanya punya waktu 4 menit saja. Menurut penelitian, seseorang akan memutuskan suka atau tidak suka terhadap lawan jenis yang menyukainya dalam 4 menit. Selepas 4 menit maka terlambat.

Adapun hal yang dilihat oleh seseorang dalam memutuskan suka atau tidak lebih banyak berdasarkan bahasa tubuh dan cara berbicara. Tak perlu pusing dengan materi bicara, karena itu takberpengaruh Gaess.

2. Jatuh cinta dampak psikisnya sama seperti mengkonsumsi kokain

Orang bilan jatuh cinta itu bagaikan candu, memabukkan. Ternyata pameo klise itu tak salah-salah amat. Menurut penelitian jatuh cinta itu dampak psikisnya sama seperti mengkonsumsi satu dosis kokain. Keduanya sama-sama berdampak sama terhadap otak dan memicu sensasi euforia yang sama.

Sebuat riset menemukan bahwa saat jatuh cinta seseorang memproduksi beberapa unsur kimia yang menstimulasi 12 area otak secara bersamaan.

BACA JUGA:

Apa itu cinta? Ini 5 fakta ilmiahnya gen Y Sukabumi mesti tahu

Keren, bunga cantik asal Sukabumi digemari orang Jepang, ini 5 infonya

Gengs, kamu gak nyangka kan kalau 5 artis ini asal Sukabumi?

3. Melihat foto kekasih menghilangkan rasa sakit

Sebuah eksperimen membuktikan bahwa seseorang yang sedang kesakitan secara fisik akan merasa lebih baik saat melihat foto kekasihnya. Rasa cinta membuat pikiran seseorang teralihkan dari rasa sakit yang ia sdeng alami.

Jadi, kalau kalian lagi sakit gigi dan sendirian di rumah, sering-sering aja liat foto kekasih kamu, Gaess..hehe.

4. Sepasang kekasih yang berwajah mirip tidak langgeng

Hmm…hati-hati ini Gaess, kalau kamu dan kekasihmu punya raut wajah yang mirip, katanya hubungannya cenderung tidak langgeng. Mudah-mudahnya itu hanya mitos ya Gaess, tapi rupanya ada fakta ilmiahnya lho. Sebuah riset membuktikan bahwa pasangan yang terlalu mirip tak langgeng hubungannya.

5. Patah hati itu arti sebenarnya

Orang bilang kalau putus cinta atau bercerai, kita mengalami patah hati. Patah hati di situ bukan arti sebenarnya untuk menggambarkan kekecewaan. Rupanya pemahaman itu salah. Menurut penelitian, saat seseorang patah hati, ia memang merasakan rasa sakit di sekitar area hatinya. Rasa sakit itu disebut dengan istilah medis, brokenheart syndrome.

Bahkan dalam kondisi yang parah patah hati itu bisa memicu fungsi hati melemah dan pada titik ekstrim bisa menyebabkan kematian. Wow, hati-hati saat patah hati ya, Gaess. Mesti banyak-banyak istigfar! (dari berbagai sumber)

  • 12
    Shares
Egi GP

Egi GP

Lahir di Sukabumi, 14 Mei 1978. Mantan Jurnalis Harian Merdeka, dan kini bekerja di PT Yudhistira Ghalia Indonesia sebagai editor. Ayah dua anak ini menamatkan pendidikannya di SMP Mardi Yuana Cicurug, SMA Negeri 3 Bogor, dan kuliah Jurusan English Literature di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur. Untuk menyalurkan hobinya menulis, Egi menjadi kontributor di sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *