Mengintip warga Belanda jadul saat berwisata di Taman Rekreasi Cimalati

Pertama kali dibangun dan dibuka pada tahun 1901.

Taman Rekreasi Cimalati, sudah berusia satu abad lebih lho, Gaess. Pertama kali dibangun dan dibuka pada tahun 1901, atau pada masa era pra kemerdekaan.

Sejak dulu taman rekreasi ini sudah menjadi favorit, terutama warga negara Belanda, dan Eropa pada umumnya.

Nah, buat kamu yang belum yakin, yuk kita intip lima foto jadul saat wisatawan Eropa mengunjungi taman rekreasi yang berokasi di Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

1. Sejak dulu sudah menjadi lokasi wisata favorit orang Eropa

Suasana alamnya masih sejuk, segar, dan menyuguhkan panorama alam indah karena terletak di kaki Gunung Salak.

2. Sering dikunjungi artis

Taman Rekreasi Cimalati dikelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pesona Pariwisata, Kabupaten Sukabumi. Selain dikenal wisatawan Eropa, wisatawan lokal dan artis Koes Plus, Barry Prima, hingga DJ Katty pun pernah mengunjunginya.

BACA JUGA:

Gaess, ini dia 5 hal yang diingat warga Jakarta jika disebut Sukabumi

Bikin penasaran Gaess, ini 5 tempat wisata tersembunyi di Sukabumi

Bikin Bangga, Gengs! Ini Kata DJ Katty tentang Cimalati Kabupaten Sukabumi

3. Warga Eropa selain Belanda adalah dari Jerman

Taman Rekreasi Cimalati memiliki luas kurang lebih dua hektar. Selain itu, Taman Rekreasi Cimalati juga memiliki kelebihan dikelilingi pepohonan tua rindang dan mata air alami bersumber dari mata air alami Gunung Salak. Sehingga wajar jika tempat ini sejak dulu selalu menjadi favorit orang Eropa untuk mengunjunginya.

4. Tempat luas dan nyaman

Untuk mencapai tempat wisata yang luas dan nyaman ini cukup gampang. Dari pertigaan menuju Kampung Cimalati di jalur utama Cicurug, pengunjung bisa menggunakan delman, ojek, ataupun kendaraan pribadi. Infrastruktur jalan menuju Taman Rekreasi Cimalati cukup bagus dan aspal hotmix.

5. Memiliki area parkir luas dan tempat warga Eropa bernostalgia

Di Taman Rekreasi Cimalati pengunjung bisa menikmati aneka jenis pohon berusia ratusan tahun yang rindang rindang. Mulai dari pohon beringin, Jahar, Mahoni, Cemara, dan lainnya. Selain itu, Taman Rekreasi Cimalati juga memiliki lahan parkir luas yang bisa menampung hingga 40 unit bus berukuran besar.

Jadi, jangan heran ya, Gaess, jika sampai saat ini, masih banyak bule-bule Eropa yang bernostalgia di Taman Rekreasi Cimalati. Karena umunya, mereka pertama kali berkunjung saat usia mereka baru lima hingga belasan tahun. (advertorial/dari berbagai sumber)

Bagea Awi Dan Heni

Bagea Awi Dan Heni

Lahir di Sukabumi, 31 Agustus 2005. Anak pertama dari tiga bersaudara ini, masih tercatat sebagai siswi kelas delapan sekolah menengah pertama. Untuk menyalurkan hobi menulis, Bagea menjadi Reporter Cilik sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *