PT HJ Busana Cicurug Sukabumi, dari uang cuti dipotong hingga bingkisan Lebaran setoples nastar

UTHR sudah diterima buruh pada 27 Mei lalu.

Gaess, sebuah meme tentang aksi buruh PT HJ Busana yang melempar bingkisan Lebaran setoples kue nastar ke jalanan, viral di media sosial Facebook.

Buruh perusahaan garmen yang beralamat di Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, meradang kemudian melakukan aksi lempar kue gara-gara diberi bingkisan THR berupa satu toples kue kering oleh pihak perusahaan, Jumat (31/5/2019) lalu.

Nah, ternyata, aksi marah buruh PT HJ Busana ini bukan kali pertama, Gaess. Biar gak penasaran bagaimana cerita sebenarnya, berikut lima infonya, Gengss.

[1] Uang cuti tahunan dipangkas, buruh mogok kerja

Akibat pembayaran hak cuti tahunan buruh tahun 2016 hanya sebesar Rp600 ribu yang dinilai buruh tidak sesuai aturan, ribuan buruh PT HJ Busana melakukan aksi untuk mempertanyakan keputusan manajemen yang melanggar aturan Ketenagakerjaan. Menurut buruh, sesuai pasal 79 bagian C, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, hak cuti tahunan karyawan sebesar Rp900 ribu.

Aksi diikuti sekira 2.500 buruh pabrik garmen yang berlokasi di Kampung Benteng Kaler RT 02/04, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (17/3/2017). Ribuan buruh tersebut memilih berkumpul di depan pabrik dan kantor manajemen, mereka menuntut hak cuti tahunan. Usai mencapai kesepakatan dengan manajemen, aksi ini bubar.

[2] Kecewa, kuepun dilempar

Buruh perusahaan garmen PT HJ Busana di Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, meradang gara-gara diberi bingkisan THR berupa satu toples kue kering oleh pihak perusahaan. Kejadian tersebut terjadi di hari terakhir buruh masuk kerja, Jumat (31/5/2019) sore.

Buruh pun meluapkan kekecewaanya dengan melempar-lemparkan kue tersebut di halaman pabrik. “Kejadianya itu spontanitas sekitar pukul 15.30 WIB saat pulang kerja. Jadi buruh itu kecewa karena hanya diberi setoples kue kacang saja. Pada dilemparin ke halaman pabrik, berantakan banget. Situasnya ricuh gitu,” ujar salah seorang buruh yang enggan disebutkan namanya.

Editor’s Picks:

Menalar kehadiran tol bagi kesejahteraan buruh di Sukabumi, 5 fakta gen XYZ mesti tahu

THR belum cair sampai H-7? Warganet Sukabumi bisa mengadu lewat WA

[3] Viral di media sosial

Aksi buang kue bingkisan Lebaran yang dilakukan buruh PT HJ Busana menjadi perbincangan netizen dan warga. Buruh membuang kue kering nastar yang dibagikan manajemen pabrik sebagai bingkisan lebaran, dengan cara melempar ke area parkir pabrik secara bersama-sama, sehingga halaman pabrik dipenuhi kue kue nastar yang hancur berhamburan.

Meme aksi lempar kue ini pertama kali di-posting akun salah seorang buruh PT HJ Busana, kemudian di-posting halaman MEME kelas buruh Indonesia, dan grup-grup media sosial lainnya.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berjalan, luar ruangan dan teks

[4] Alasan buruh membuang kue bingkisan Lebaran

Menurut buruh wanita asal Surade, Kabupaten Sukabumi tersebut, aksi tersebut terjadi karena mereka kesal dengan manajemen pabrik. Tahun ini bingkisan Lebaran hanya diberi satu toples kecil kue nastar bulir kacang yang dibungkus kresek gorengan. “Kami kompak lakukan aksi ini agar mereka sadar bahwa jangan mentang-mentang, kemudian memandang rendah karyawan,” tandasnya.

Ia juga mengaku tidak mengetahui siapa yang memulai aksi lempar kue nastar tersebut, karena renacana karyawan adalah mengembalikan kue bingkisan, tetapi kemudian berubah menjadi aksi melemparnya ke halaman pabrik. “Sayang membuang kue tersebut karena jadi mubazir,” katanya.

[5] Uang THR sudah diterima pekan sebelumnya

Lebaran tahun ini buruh PT HJ Busana merasa kecewa lantaran bingkisan THR yang diterima tak seperti Lebaran tahun lalu. “Tahun kemarin, masing-masing buruh mendapat bingkisan THR berupa kue kaleng, sirup, gula, terigu, minyak goreng, dan lain-lain. Tapi tahun ini masing-masing buruh hanya satu toples kue.”

Namun, ia mengaku jika uang tunjangan hari raya (THR) sudah diterima buruh pada 27 Mei lalu. “Ini bingkisan Lebaran dari pabrik, kalau THR sudah diterima,” jelasnya.

[dari berbagai sumber]

Feryawi Heryadi

Feryawi Heryadi

FERYAWI HERYADI adalah Pemimpin Redaksi sukabumiXYZ.com. Lahir di Sukabumi pada 17 Agustus 1975. Fery lebih berpengalaman di bidang disain grafis, pertama kali mempelajari disain grafis di Koran Republika, setelah itu menimba ilmu dan pengalaman disain grafis dari banyak media lokal, nasional, hingga regional. Pernah bekerja di Koran Investor Daily, majalah SINDO Weekly (MNC Grup), Majalah BUMN Insight, Pantau.com, Jakarta. FERYAWI kini sebagai konsultan disain grafis untuk beberapa perusahaan di Jakarta, serta konsultan media dan digital marketing Universitas Nusa Putra. Silakan klik www.feryheryadi.com untuk cek portofolio.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *