Alamak! Ini 5 Fakta Memalukan di Balik Megahnya GOR Kota Sukabumi


Glyn

Writed by: Glyn
Editor by: Feryawi
10 Mei 2018 | 23:38 WIB


Dari utang nasi bungkus sampai mandor kabur.

Gelanggang Olah Raga (GOR) Merdeka sudah lama diresmikan, yakni pada saat Hari Ulang Tahun Kota Sukabumi pada 1 April lalu, namun begitu pengerjaan gedung tersebut belum selesai.

Hal ini menjadi permasalahan serius, ketika ditambah dengan pembayaran upah pekerja yang mandeg, serta persoalan lain yang juga dinilai memalukan.

Berikut adalah lima fakta memalukan yang terjadi di balik pembangunan GOR Merdeka Kota Sukabumi yang megah, seperti dituturkan salah seorang pekerja yang belum mendapatkan haknya Yudi Iskandar (28 tahun) kepada sukabumiXYZ.com, Kamis (10/5/2018)

1. Utang Nasi Bungkus

“Sekitar 20 juta Rupiah utang kepada tukang nasi bungkus. Ini tanggung jawab mandor dan sudah dimusyawarahkan antara mandor dan pekerja kantor. Hasil itu yang disepakati. Walau saya tidak tahu untuk persoalan itu,” kata Yudi.

BACA JUGA: Wah, Ini 5 Catatan GMNI Jabar untuk Bupati Sukabumi Terkait Aqua

2. Empat Bulan Tidak Dibayar

Kerja dengan sistem borongan, untuk utang yang belum dibayar dari Januari total Rp13 juta untuk tiga orang. Selain itu, masih ada pekerja pekerja lain yang mengalami hal serupa. “Hanya saja saya tidak tahu berapa total semua utang gaji, karena masing-masing memiliki catatan berbeda.”

3. Harapan para Pekerja

“Yang saya pertanyakan dan terus kejar adalah utang gaji yang belum dibayar, agar segera dilunasi,” tandas Yudi.

4. Jawaban Tanpa Hasil

Terkait persoalan utang upah pekerja, sudah pernah ditanyakan. “Jawabannya hanya sedang diusahakan, dan diusahakan. Namun, sampai saat ini tidak ada hasil sama sekali.”

5. Mandor Menghilang

Terakhir, komunikasi antara mandor dengan para pekerja terjadi lost contact. Sehingga para pekerja kebingungan harus ke mana lagi memepertanyakan nasib mereka ke depan.

  • 10
    Shares
Glyn

Glyn

Glyn lahir di Cicurug, 19 Agustus 1984. Ia tinggal di Cicurug, Kabupaten Sukabumi, seorang ibu muda yang gaul, hobi menulis dan bikin cerpen. Glyn juga menjadi pendidik di kota tempat tinggalnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *