Ortu waspada! 5 benda di warung ini dipakai mabuk anjal Sukabumi


Bagea Awi Dan Heni

Writed by: Bagea Awi Dan Heni
Editor by: Feryawi
21 Mei 2018 | 14:35 WIB


Banyak di antaranya jenis obat.

Gaess, kita nggak bisa tutup mata sama kondisi yang terjadi dimasyarakat, kenakalan remaja dan penyalahgunaan obat terlarang hadir setiap hari di depan mata kita.

Khusus penyalahgunaan obat terlarang nih, Gaess, ternyata benda-benda yang kerap disalahgunakan tersebut bisa dengan mudah kita dapatkan di toko atau di warung dikampung-kampung.

Meskipun kondisi ini umumnya hanya dilakukan oleh anak-anak jalanan. Tapi gak ada salahnya generasi positif kaya kalian juga tahu, mininal untuk mencegah terjadinya hal ini dilingkungan terdekat kita.

Nih beberapa contoh barang yang biasa dipakai mabuk-mabukan.

BACA JUGA: Ngeri, Sis, Ini 5 Fakta Ibu Buang Bayi di Kabupaten Sukabumi

1. Obat Anti Mabuk Kendaraan (Antimo)

Hihi ironis ya, obat anti mabuk kok dipake mabuk, yups itulah kenyataannya, obat anti mabuk kendaraan yang sedianya membuat pengguna terhindar dari mabuk kendaraan kerap disalahgunakan, jika dikonsumsi berlebih obat ini bisa membuat penggunanya hilang kesadaran dan berhalusinasi.

2. Obat Batuk (Dextro, Komix dll)

Pada umumnya obat batuk mengandung dextrometorphan dan dapat mengencerkan dahak dan berfungsi meredakan batuk. Dalam dosis terukur obat ini sangat bermanfaat namun jika dikonsumsi berlebih maka akan menimbulkan halusinasi dan membuat pengguna berasa hidup di alam mimpi hingga tidak bisa mengontrol tindakannya.

3. Lem

ML, Mobile Legend? No, it’s Mabok Lem. Kok bisa? Gini, Gaess, efek yang ditimbulkan dari menghirup (inhalen) uap lem tersebut hampir sama dengan jenis narkoba lain, yaitu menyebabkan halusinasi, sensasi melayang-layang, dan rasa tenang sesaat.

Meski terkadang efeknya hanya bertahan hingga 5 jam saja, mereka yang ngelem juga tidak merasakan lapar karena ada penekanan sensor lapar di susunan saraf otak.

Gaess, ngelem bisa mengakibatkan kerusakan fisik dan mental yang tidak bisa disembuhkan. Serem, kan?

BACA JUGA: Mau Bukber, Gengs? Ini 5 Cafe di Sukabumi Rekomendasi Redaksi

4. Thinner

Bahan pengencer cat ini memiliki efek sama dengan lem, jika dihirup (inhalen) tapi yang lebih seramnya kadang thinner juga secara nekat dikonsumsi dengan cara diminum stelah dicampur dengan minuman ringan atau minuman suplemen.

Masih ingat dengan kasus tewasnya lima pemuda Sukabumi usai pesta miras belum lama ini? Mereka ternyata mengkonsumsi minuman keras yang telah dicampur oleh thiner.

Hmm, penasaran mau nyoba? Aneh deh!

5. Obat Pasca Operasi (Tramadol)

Sebenarnya Tramadol adalah salah satu obat pereda rasa sakit kuat yang digunakan untuk menangani nyeri sedang hingga berat setelah operasi.

Tramadol bekerja dengan cara memengaruhi reaksi kimia di dalam otak dan sistem saraf yang pada akhirnya mengurangi sensasi rasa sakit.

Pada kenyataannya, Tramadol kerap disalahgunakan untuk mabuk karena efeknya yang menegangkan. Meski pengawasan obat ini semakin ketat, selalu saja ada cara untuk mendapatknanya secara ilegal.

Nah, Guys, selain berdampak buruk pada tubuh bahkan mampu mengakibatkan kematian, selalu saja kita temukan kasus-kasus penyalahgunaan benda-benda tadi. Kalo kata Malik Nasrullah (25) pengelola ruang ekspresi Rumah Mesra, Kota Sukabumi, Selasa (21/5/2018).

“Mumpung momennya lagi puasa, gak ada salahnya kalau lo ngingetin temen atau sodara lo yang punya kecendrungan menyalahgunakan obat atau zat berbahaya untuk kesenangannya sesaat. Kasih tahu baik-baik, mudah-mudahan jadi kebaikan buat kita. Last, be safe and stay alive“.

  • 12
    Shares
Bagea Awi Dan Heni

Bagea Awi Dan Heni

Lahir di Sukabumi, 31 Agustus 2005. Anak pertama dari tiga bersaudara ini, masih tercatat sebagai siswi kelas delapan sekolah menengah pertama. Untuk menyalurkan hobi menulis, Bagea menjadi Reporter Cilik sukabumiXYZ.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *