Privet Sukabumi, Prancis termahal Swedia termurah, 5 unik perempatfinal Piala Dunia

Akankah siklus 20 tahunan juara dunia baru akan terjadi di Piala Dunia Rusia?

Privet (Hai) urang Sukabumi, Piala Dunia Rusia 2018 telah melewati babak 16 besar ditandai dengan kemenangan Inggris lewat adu penalti atas Colombia, dinihari (4 Juli) tadi. Sekarang keseluruhan, 8 tim lolos dan akan saling bertempur di babak perempatfinal. Mereka adalah Rusia, Uruguay, Perancis, Brazil, Swedia, Belgia, Kroasia, dan Inggris.

Nah, ada banyak cerita di balik lolosnya ke-8 tim tersebut. Ini lima cerita unik di antaranya, yang dapat dirangkum oleh sukabumiXYZ.com.

BACA JUGA: Gen Y Sukabumi jangan cuma bicara Piala Dunia, ini 5 fakta unik, keren dan konyol orang Rusia

1. Daftar harga tim peserta babak perempatfinal Piala Dunia

Berapa kira-kira harga masing-masing 8 tim yang akan berlaga di perempatfinal  Piala Dunia Rusia? Itu bisa diukur dari nilai transfer setiap pemain yang tercantum dalam data transfer market milik FIFA (transfermarkt.com). Dari hasil penelusuran, terungkap bahwa Swedia menjadi tim termurah dan Perancis menjadi tim termahal.

Fakta bahwa Swedia menjadi tim termurah tentunya cukup mengejutkan karena hanya ada dua pemain Swedia yang bermain di klub domestik Swedia, Andreas Granqvist (Helsingborg) dan Sebastian Larsson (AIK Fotboll).

Berdasarkan situs web Transfermarkt, timnas Swedia memiliki nilai pasar sebesar 119,75 juta euro atau setara Rp 2 triliun. Dengan total tersebut maka setiap pemain memiliki nilai pasar rata-rata 5,21 juta euro atau sekitar Rp 87 miliar. Pemain termahal yang ada di dalam skuad timnas Swedia saat ini adalah Emil Forsberg (RB Leipzig) dan Victor Lindelof (Manchester United) dengan harga 25 juta euro (sekitar Rp 418 miliar).

Sementara itu, tim dengan nilai pasar tertinggi adalah Perancis dengan angka 1,08 miliar euro (sekitar Rp 18 triliun). Hal ini disebabkan oleh keberadaan para pemain bintang seperti Kylian Mbappe (120 juta euro), Antoine Griezmann (100), Paul Pogba (90), dan Ousmane Dembele (80) sebagai pemain termahal yang ada di dalam skuad Les Bleus.

Di bawah Perancis, ada timnas Brasil dengan nilai 981 juta euro. Kemudian berturut-turut Inggris (874 euro), Belgia (754 juta euro), Uruguay (373 juta euro), Kroasia (364 juta euro), dan Rusia (161,8 juta euro).

BACA JUGA: Gen Y Sukabumi setop bicara Piala Dunia, ini 5 fakta cewek Rusia layak dijadikan istri

2. Kutukan Adu Penalti Timnas Inggris di Piala Dunia Berakhir

Di babak 16 lalu salah satu kejutan yang menarik perhatian adalah keberhasilan Inggris mengakhiri kutukan adu penalti di Piala Dunia. Keberhasilan kiper Jordan Pickford memblok tendangan Carlos Bacca dan eksekusi penalti Mateus Uribe yang mengenai mistar gawang membuat Inggris menang adu penalti 4-3 atas Kolombia.

Ini adalah kali pertama dalam empat kesempatan timnas Inggris menang adu penalti di Piala Dunia. Sebelumnya The Three Lions selalu dihantui kutukan adu penalti setelah kalah adu penalti pada Piala Dunia 1990, 1998, dan 2006.

Pada Piala Dunia 1990, timnas Inggris kalah dari Jerman Barat lewat adu penalti di babak semifinal. Ketiga itu dua eksekutor gagal Inggris adalah Stuart Pearce dan Chris Waddle. Delapan tahun kemudian, Inggris tersingkir di babak 16 besar setelah dikalahkan Argentina lewat adu penalti pada laga yang diwarnai kartu merah David Beckham.

Sementara pada Piala Dunia 2006 tiga eksekutor penalti timnas Inggris gagal melakukan tugasnya saat adu penalti melawan Portugal di babak perempatfinal. Ketiga pemain itu adalah Frank Lampard, Steven Gerrard, dan Jamie Carragher.

BACA JUGA: Sis, ini lho 5 model rambut pendek cewek buat Gen Y Sukabumi

3. Peluang lahirnya juara baru siklus 20 tahunan

Ada satu mitos yang cukup menarik untuk ditunggu di Piala Dunia 2018 kali ini, yaitu siklus 20 tahun yang akan melahirkan juara dunia baru. Hal ini bermula di Piala Dunia 1958 di mana Inggris menjadi juara untuk kali pertama. Selang 20 tahun kemudian, pada Piala Dunia 1978, Argentina menjadi juara untuk pertama kalinya juga. Dan Prancis menjadi juara dunia baru selanjutnya pada Piala Dunia 1998 diselenggarakan.

Piala Dunia Rusia 2018 akan menjadi pembuktian apakah mitos ini bisa menjadi fakta atau fiktif belaka. Menariknya, tim-tim besar mantan juara seperti Spanyol, Argentina, dan Jerman sudah berguguran. Sementara itu, tim-tim kuda hitam seperti Rusia, Kroasia, Swedia dan Belgia mampu menembus perempatfinal.

Jika salah satu dari mereka dunia, maka mitos itu benar!

BACA JUGA: Gengs, nih 5 model rambut pendek cowok buat Gen Y Sukabumi

4. Hanya Rusia, tim yang baru tampil di perempat final Piala Dunia

Kecuali Rusia, delapan perempatfinalis Piala Dunia 2018 merupakan tim-tim berpengalaman di babak knock out Piala Dunia. Belgia, Swedia, dan Kroasia meski belum pernah juara, setidaknya pernah tampil di semifinal Piala Dunia. Belgia melakukannya tahun 1986, Swedia di Piala Dunia 1994 dan Kroasia di Piala Dunia 1998.

Sebenarnya, Rusia ketika masih bernama Uni Soviet, memang pernah masuk semifinal Piala Dunia 1966 dan menjadi peringkat empat. Uni Soviet juga pernah lolos ke perempatfinal edisi 1958, 1962, dan 1970. Namun, sejak berpartisipasi sebagai Rusia mulai Piala Dunia 1994, mereka selalu tersingkir di fase grup, yakni di Piala Dunia 1994, 2002 dan 2014.

Karenanya, ini akan menjadi pengalaman pertama Rusia tampil di perempatfinal. Mungkinkah Rusia bisa mengikuti jejak Prancis di Piala Dunia 1998 sebagai tim Eropa terakhir yang bisa menjadi juara di rumahnya sendiri? Mereka harus lebih dulu melewati hadangan Kroasia.

BACA JUGA: Ini sambal orang Sunda, nomor 5 khas Jampang Sukabumi Gaess

5. Topskor Piala Dunia 2018, Kane menjauh dari Lukaku

Selain tim, prestasi perseorangan yang banyak disorot di ajang seperti Piala Dunia adalah topskor alias pencetak gol terbanyak. Saat ini ada dua striker yang bersaing di babak perempatfinal dengan torehan gol terbanyak. Bomber timnas Inggris Harry Kane sampai saat ini mengoleksi 6 gol. Kane diuntungkan karena dia eksekutor penalti utama Inggris.

Kane unggul atas penyerang Belgia, Romelu Lukaku. Lukaku gagal menambah 4 golnya setelah gagal mencetak gol saat Belgia mengalahkan Jepang di babak 16 besar.

Selain Kane dan Lukaku, di daftar pencetak tiga gol ada nama Kylian Mbappe (Perancis) dan Edinson Cavani (Uruguay). Kedua pemain itu masih berpeluang menjadi topskor Piala Dunia 2018 karena melangkah ke babak perempat final bersama timnas Prancis dan Uruguay. (dari berbagai sumber)

  • 4
    Shares
Egi GP

Egi GP

Lahir di Sukabumi, 14 Mei 1978. Mantan Jurnalis Harian Merdeka, dan kini bekerja di PT Yudhistira Ghalia Indonesia sebagai editor. Ayah dua anak ini menamatkan pendidikannya di SMP Mardi Yuana Cicurug, SMA Negeri 3 Bogor, dan kuliah Jurusan English Literature di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur. Untuk menyalurkan hobinya menulis, Egi menjadi kontributor di sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *