Enam warga Sukabumi ikut pameran di Palu selamat dari tsunami, ini 5 infonya

Gempa Donggala 7,4 SR dari sebelumnya 7,7 skala richter terjadi pukul 17.02 WIB.

Gempa Donggala terjadi pada pukul 17.02 WIB berkekuatan 7,4 SR dari sebelumnya 7,7 skala richter. Tsunami di Sulawesi berlangsung 20 menitan setelahnya. Pusat gempa tersebut di 0,2 Lintang Selatan dan 119,89 Bujur Timur, serta kedalaman pusat gempa 11 km yang berjarak 25 km Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah, yang terjadi Jumat 28 September 2018.

Dua warga Kabupaten Sukabumi sedang mengikuti pameran sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Palu, Sulawesi Tengah saat bencana tsunami datang. Keduanya ditemukan selamat, setelah dinyatakan hilang usai tsunami di Sulawesi.

1. Mengikuti pameran di Palu

Antara melaporkan keduanya ialah Nurmansyah (32) warga Kecamatan Warungkiara dan seorang bocah bernama Qurun Pamungkas (6) warga Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, yang merupakan perwakilan Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) untuk mempromosikan tempe Kabupaten Sukabumi atas undangan Wali Kota Palu.

Keduanya sudah berada di Palu kurang lebih satu tahun. Nurmansyah adalah karyawan Rudhian, pelaku usaha Tempe HB yang diberangkatkan ke Palu untuk mengembangkan bisnisnya. Usaha Tempe HB adalah anggota dari FKDB Sukabumi, sudah beberapa kali melakukan bimbingan kepada sejumlah pelaku UMKM di Sukabumi. Rudhian bertugas sebagai koordinator usaha Tempe HB Cabang Palu. Lantaran Tempe HB asal Sukabumi cukup digandrungi, UMKM tersebut diundang untuk mengikuti pameran UMKM se-Sulawesi Tengah di festival Pesona Palu Nomani di pantai Palu.

2. Tersapu gelombang tsunami

Karena lokasi stand pameran tidak jauh dari pantai, Nurmansah dan Qurun seketika tersapu gelombang tsunami yang mencapai tinggi tiga meter. Sementara itu, ayah Qurun saat kejadian tengah berada di rumah.

3. Ditemukan selamat

Kondisi sempat membuat panik karena keduanya hilang usai tsunami. Ditambah jaringan komunikasi seperti sinyal handphone tidak berfungsi. Beruntung, dua warga tersebut ditemukan selamat pada Sabtu, pukul 08.00 WITA dan sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Saat ini keluarganya masih cemas, karena mereka belum bisa dipulangkan sebab bandara belum bisa beroperasi. Banyak fasilitas yang rusak akibat gempa berbekuatan 7,4 Skala Richter (SR) dan tsunami.

4. Total enam warga Sukabumi ditemukan selamat

Saat kejadian ada enam orang dalam stand, empat orang selamat dan dua orang yakni Nurmansyah dan Qurun sempat terempas air laut, keduanya telah ditemukan dalam keadaan selamat.

Keenam orang warga Sukabumi yang menjadi tsunami di Palu, Sulawesi Tengah mengalami trauma. Mereka ingin segera pulang ke tempat tinggalnya masing-masing.

5. Tim khusus

FKDB, sudah mengirim tim khusus yang diberangkatkan ke Palu untuk menemui langsung warga Sukabumi yang menjadi korban Tsunami. Informasi terakhir, tim tersebut kini tengah berada di Bandara Soekarno-Hatta. (dari berbagai sumber)

  • 44
    Shares
Bagea Awi Dan Heni

Bagea Awi Dan Heni

Lahir di Sukabumi, 31 Agustus 2005. Anak pertama dari tiga bersaudara ini, masih tercatat sebagai siswi kelas delapan sekolah menengah pertama. Untuk menyalurkan hobi menulis, Bagea menjadi Reporter Cilik sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *