Kalau saja gen XYZ Sukabumi mau mengupas mie instan, sebuah penemuan yang mengubah dunia

Diciptakan di Jepang, dimasak di Puncak Everest, dan dibawa ke Bulan.

Di musim hujan seperti sekarang ini, dingin-dingin enaknya makan apa ya? Mau keluar, ah malas hujan. Lihat lemari makan, eh ada mie instan. Ya udah masak mie instan saja. Enak, gampang dimasak, bisa menghangatkan badan pula. Hmm…!

Begitu kira-kira yang ada di benak banyak orang Indonesia, termasuk orang Sukabumi. Tak pelak, pada survei yang dilakukan tahun 2017, Indonesia tercatat sebagai negara kedua di dunia dengan jumlah pemakan mie instan terbanyak di dunia.

Penasaran dengan fakta-fakta lainnya, berikut lima fakta perihal mie instan yang dirangkum oleh redaksi sukabumiXYZ.com!

1. Konsumsi mie instan di Indonesia hanya kalah dari RRC

Menurut data dari World Instant Noodles Association (WINA), Indonesia menempati urutan kedua negara dengan konsumsi mie instan terbesar pada survei yang dilakukan tahun 2017. Indonesia hanya kalah dari RRC dan Hong Kong yang menempati posisi pertama soal memamah biak mie instan. Luar biasanya, Indonesia bahkan mengalahkan negara tempat mie instan diciptakan, yaitu Jepang.

Ditambah India dan Vietnam di posisi 4 dan 5, maka 5 besar negara pengkonsumsi mie instan seluruhnya berada di benua Asia. Dan jika melihat 10 besar, hanya ada dua negara di benua Amerika yang berada di posisi 6 dan posisi 10, yaitu Amerika Serikat (posisi 6) dan Brasil (posisi 10). Uniknya, di hitungan 15 besar, hanya Russia satu-satunya negara di Eropa yang bercokol di posisi 11.

2. Penemuan tersukses bagi Jepang

Tahu gak Gaess, pada tahun 2017 saja lebih dari 100 miliar porsi mie instan dimakan di seluruh dunia. Dan sebagai produk yang diciptakan di Jepang, mie instan pun dianggap sebagai salah satu penemuan paling sukses di Jepang. Semua itu berkat seorang Jepang bernama Momofuku Ando.

Ando menciptakan mie instan setelah Jepang kalah dalam Perang Dunia II. Saat itu, dia melihat panjangnya antrean warga Jepang yang kedinginan dan kelaparan, menunggu untuk mendapatkan semangkuk ramen hangat. Melihat itu, Ando yang baru saja bangkrut membuat versi ramen modern. Di waktu yang sama, pemerintah Jepang sedang mendorong warganya untuk makan lebih banyak dari bahan tepung gandum dari Amerika.

Ando pun mencoba membuat makanan yang bisa dibuat cepat, mudah, dan berbahan tepung gandum. Ando kemudian melakukan serangkaian percobaan selama setahun di sebuah gudang kayu di kebun belakangnya. Dia kemudian muncul kembali ke publik dengan sebuah produk yang terlihat seperti batu bata persegi panjang. Mie instan pertama tersebut dibuat dengan mengeringkan mie yang dikukus dan dibumbui dalam minyak panas. Benda itu awalnya dijuluki “ramen ajaib.”

BACA JUGA:

Sejarah dan 5 info unik karedok, gen XYZ Sukabumi sudah tahu?

Ini 5 menu ikan asin peda istimewa, layak menjadi favorit orang Sukabumi

Ini sambal orang Sunda, nomor 5 khas Jampang Sukabumi Gaess

3. Chicken Ramen, mie instan pertama di dunia

Penemuan Ando menyebar dengan cepat dibantu dengan booming-nya televisi. Chicken Ramen adalah mie instan pertama di dunia yang dijual oleh Ando pada sekitar tahun 1958. Chicken Ramen pertama kali dijual seharga 35 yen. Awalnya, mie instan dianggap sebagai benda mewah. Tahap berikutnya, mie instan tersebut cepat populer setelah dipromosikan oleh Mitsubishi Corporation.

Sejak saat itu, mie instan menyebar ke seluruh dunia dan bahkan mengubah wajah dunia karena bahkan menjadi budaya baru di berbagai negara, termasuk Indonesia.

4. Mie instan Indonesia membantu program vaksinasi di Nigeria

Singkat cerita, mie instan menjadi begitu populer di Indonesia. Ada banyak merek mie instan asal Indonesia yang terkenal di dunia. Tiga merek mie instan asal Indonesia bahkan pernah masuk dalam kategori 10 merek mie instan terlezat di dunia versi sebuah majalah kuliner Jepang. Ketiga merek tersebut adalah Indomie Special Fried Curly Noodles, Indomie Mi Goreng Rasa Ayam Panggang, dan Mie Sedaap Instant Kari Spesial Bumbu Kari Kental

Demikian populernya mie instan asal Indonesia sehingga sampai ke Nigeria. Di negara itu, banyak penjual di jalanan memakai merek asal Indonesia. Dalam laporan terbaru, angka vaksinasi di Nigeria bahkan meningkat dengan bantuan mie instan asal Indonesia.  Wow!

5. Space Ram, mie instan versi luar angkasa

Saking terkenalnya, mie instan ciptaan Ando dinikmati di Puncak Everest hingga dibawa ke luar angkasa oleh astronot Jepang, Soichi Noguchi. Ceritanya, pada tahun 2005, Noguchi membawa mie instan ke luar angkasa. Mie tersebut kemudian diberi nama Space Ram. Uniknya, mie itu bisa dimakan bahkan tanpa gravitasi. Mie instan ini dilengkapi kaldu yang cukup tebal untuk mencegah penyebaran mie yang lebih kecil. Widihh.

Nah, itu dia mie instan. Terlihat sederhana namun produk yang satu ini menjadi  penemuan yang mengubah dunia. (dari berbagai sumber)

Egi GP

Egi GP

Lahir di Sukabumi, 14 Mei 1978. Mantan Jurnalis Harian Merdeka, dan kini bekerja di PT Yudhistira Ghalia Indonesia sebagai editor. Ayah dua anak ini menamatkan pendidikannya di SMP Mardi Yuana Cicurug, SMA Negeri 3 Bogor, dan kuliah Jurusan English Literature di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur. Untuk menyalurkan hobinya menulis, Egi menjadi kontributor di sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *