Harusnya PSG lolos bukan MU, 5 drama #PSGvsMU Mancunian Sukabumi pikir EGP

Neymar ngamuk di medsos, sebut VAR sebagai omong kosong!

Hasil luar biasa yang berbau kontroversi menjadi penutup babak 16 besar Liga Champions pekan ini. Laga antara PSG vs Manchester United di Stadion Parc des Princes berakhir untuk kemenangan tim tamu dengan skor 1-3. Dua gol MU dicetak Romelu Lukaku dan gol penentu kemenangan dicetak lewat titik putih oleh Marcus Rashford.

Gol ketiga sekaligus yang menjadi penentu lolosnya MU ke babak perempatfinal lah yang menjadi kontroversi. Penasaran apa yang terjadi? Berikut lima drama di balik laga PSG vs MU yang bikin Mancunian Sukabumi girang banget!

1. Ferdinand-Owen: itu bukan penalti!

Menjelang menit-menit akhir laga kedudukan masih 1-2 (agregat 3-2), masih untuk keunggulan PSG. Nah, drama terjadi saat Diogo Dalot menendang bola yang mengenai tangan bek muda PSG Presnel Kimpembe. Para pemain MU lalu meminta wasit Damir Skomina asal Slovenia untuk menggunakan Video Assistant Refferee (VAR). Dan hasilnya, Skomina memutuskan penalti untuk MU pada menitn 93. Marcus Rashford mengeksekusi penalti dengan sempurna. Loloslah MU ke babak perempatfinal.

Namun demikian pasca pertandingan, banyak pundit meragukan keputusan wasit Skomina. Bahkan legenda MU, Rio Ferdinand berkata, “Saya rasa itu bukan penalti, tapi jika kamu membelakangi datangnya bola, sebagai bek, kamu bisa dihukum untuk hal-hal seperti ini.”

Legenda MU lainnya Michael Owen menambahkan, “Itu bukan penalti. Itu bukan penalti bagi saya dan bagi semua orang di ruangan ini.”

2. Fergie dan Cantona gabung Ole berpesta

Faktanya, di dunia sepakbola hasil akhir kontroversial kerap terjadi. Itu sisi manusiawi sepakbola dan yang kerap bikin baper fansnya. Terlepas dari penalti yang kontroversial, lolosnya MU ke babak perempatfinal disambut gembira oleh seluruh Mancunian. Faktanya juga, Romelu Lukaku dan kawan-kawna memang berjuang tanpa henti dengan penuh semangat dan hasilnya tak mengkhianati usaha.

Arti kemenangan MU ini begitu besar sampai-sampai Sir Alex Ferguson dan legenda Eric Cantona bergabung dengan Ole Gunnar Solskjaer berpesta di ruang ganti. Mereka terutama sangat menyanjung semangat juang para pemain yang tak kalah sebelum bermain.

“Sangat menyenangkan melihat boss (Sir Alex) untuk pertama kali bergabung (di ruang ganti). Anak-anak sungguh luar biasa,” puji Solskjaer.

BACA JUGA:

Kacian deh Kopites Sukabumi, Klopp salahkan angin dan 5 drama “Salah-Mane(h)” dikudeta City

Allegri pundung dibentak CR7, 5 drama ini Juventini Sukabumi sudah ngeh belum?

Malam penuh aib di Madrid! 5 drama Liga Champions bikin Madridista Sukabumi puyeng

3. Neymar ngamuk di Instagram

Kekalahan PSG sangat membuat kesal bintangnya Neymar yang tak bisa bermain karena cedera. Wajah Neymar yang disorot kamera tampak kaget, lalu ia kedapatan marah-marah di Instagram.

“Ini sangat memalukan. Mereka menaruh empat orang yang tak tahu apa-apa soal sepakbola guna mengurusi VAR. Itu tidak penalti. Bagaimana mungkin itu penalti jika terkena (lengan) belakangnya,” tulis Neymar di Insta Story sambil mengunggah foto replay kejadian, yang dikutip dari Independent.

“Go f*** yourselves!” begitu gambaran ngamuknya Neymar.

4. Diguyur bonus

Bagi para Mancunian, termasuk yang di Sukabumi, peduli amat kan ya mau kontroversi atau tidak penaltinya. Yang penting MU menang dan lolos ke babak perempatfinal. Begitu juga bagi para pemain MU, mereka sudah bekerja keras dan layak menang. Tak hanya layak menang juga layak mendapat bonus. Wihh…asyikk!

Soal bonus, MU memang akan menerima bonus 9 juta pounds atau setara Rp153 M cash usai mengalahkan PSG. Bonus itu dihadiahkan oleh UEFA kepada setiap klub yang lolos ke babak perempatfinal Liga Champions.

Bonus itu belum seberapa jika dibandingkan dengan penjualan hak siar untuk laga Liga Champions babak perempatfinal sampai final. Itu artinya, Solskjaer sudah bisa memberikan benefit ekonomi luar biasa kepada klub sebagai pelatih interim alias sementara. Akankah ini menjadi jalan buat Solskjaer untuk menjadi pelatih tetap musim depan?

5. Pogba recoki Lukaku-Rasford saat wawancara

Rashford dan Lukaku yang menjadi penentu kemenangan MU diwawancara oleh BTSport pasca pertandingan. Ada kejadian lucu saat wawancara di mana Paul Pogba yang tak bermain karena diganjar kartu merah di laga sebelumnya, merecoki tanya-jawab itu.

Saat Rashford menjawab pertanyaan, Pogba menghampiri untuk melakukan perayaan. Ketiganya berpelukan pun di depan kamera, Lukaku pun merespons Pogba. Lalu, sepertinya Pogba akan pergi tapi malah kembali mengganggu wawancara. Ada-ada saja!

“Kami tak cuma omong doang, kami bermain bagus,” kata pemain asal Belgia itu dalam video yang diunggah oleh akun BTSport. (dari berbagai sumber)

  • 80
    Shares
Egi GP

Egi GP

Lahir di Sukabumi, 14 Mei 1978. Mantan Jurnalis Harian Merdeka, dan kini bekerja di PT Yudhistira Ghalia Indonesia sebagai editor. Ayah dua anak ini menamatkan pendidikannya di SMP Mardi Yuana Cicurug, SMA Negeri 3 Bogor, dan kuliah Jurusan English Literature di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur. Untuk menyalurkan hobinya menulis, Egi menjadi kontributor di sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *