5 praktik social distance negara tetangga bisa Gen XYZ Sukabumi tiru

Sayang, belum banyak orang Indonesia yang menerapkan social distancing dengan tertib. Padahal social distancing perlu banget dipatuhi oleh semua lapisan masyarakat untuk memutus rantai penularan virus corona.

Sejak 15 Maret lalu, Presiden RI Joko Widodo mengimbau masyarakat Indonesia untuk mulai mempraktikkan konsep social distancing guna mengurangi persebaran virus corona. Sekolah-sekolah banyak yang ‘diliburkan’ selama 2 pekan ke depan, tak terkecuali kantor-kantor yang juga merumahkan karyawannya — meski ada juga yang masih beraktivitas seperti biasanya.

Sayang, belum banyak orang Indonesia yang betul-betul menerapkan social distancing ini dengan tertib. Padahal social distancing ini perlu banget dipatuhi oleh semua lapisan masyarakat untuk memutus rantai penularan virus corona. Nah Gaess, potret penerapan social distancing di beberapa negara tetangga ini semoga bisa dijadikan contoh baik bagi warga Sukabumi.

[1] Warga Milan, Italia mengantre di depan supermarket sesuai batas garis yang ditentukan

antrian supermarket di Italia via www.theglobeandmail.com

[2] Pemberlakuan ‘one man one table’ di beberapa tempat makan di Cina

one man one table via m.thepaper.cn

[3] Penampakan Metro Manila di Filipina yang memberlakukan tempat duduk bagi para penumpangnya yang berjarak

tempat duduk bus berjarak via www.rappler.com

[4] Terdapat stiker aturan berdiri di dalam lift di Thailand untuk memastikan para penggunanya tetap berjarak satu sama lain

lift di Thailand via hot.liputan6.com

[5] Jemaat gereja di Filipina ini tetap khusyuk mengikuti misa dengan tempat duduk yang dibatasi jarak

misa di Filipina via farmasetika.com

Gambaran di atas hanya beberapa saja dari sekian praktik social distancing yang diterapkan di negara-negara yang terdampak virus corona. Semoga warga +62 bisa meneladani contoh-contoh yang merupakan tindak pencegahan terhadap penyebaran virus corona di atas, ya! Karena kalau hanya segelintir orang saja yang menerapkan social distancing, solusi terhadap pencegahan paparan virus corona ini nggak akan bisa berjalan dengan baik. Mari kita sukseskan bersama, cuci tangan rutin dan #JagaJarakSejenak.

[dari berbagai sumber]

Bagea Awi Dan Heni

Bagea Awi Dan Heni

Lahir di Sukabumi, 31 Agustus 2005. Anak pertama dari tiga bersaudara ini, masih tercatat sebagai siswi kelas delapan sekolah menengah pertama. Untuk menyalurkan hobi menulis, Bagea menjadi Reporter Cilik sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *