Duh, hijaber Sukabumi wajib tahu pro kontra 5 trend jilbab ini


Bagea Awi Dan Heni

Writed by: Bagea Awi Dan Heni
Editor by: Feryawi
08 Mei 2018 | 19:15 WIB


Dari model pocong sampai dilarang di kampus.

Tren jilbab di Indonesia terus meningkat dan berkembang. Setiap mendekati bulan Ramadhan, maka dipastikan penggunaan jilbab terus meningkat.

Namun, trend jilbab dari tahun 2014 hingga 2018, selalu ada yang kontroversial, Gengs. Bahkan, kerap kali menuai pro dan kontra di masyarakat. Sejak ada trend jilboobs, ini dia lima tren jilbab yang pernah menjadi kontroversi saat menjelang Ramadhan tahun 2018 lalu.

1. Jilbab simpel

Jilbab simple yang sering digunakan oleh beberapa kalangan selebritis ini, sepertinya tak lekang di telan zaman. Penggunaannya yang simple hanya mengaitkan selendang di atas kepala ini, begitu digemari. Namun begitu, model ini menjadi kontroversial karena dinilai tidak syari’i.

2. Cadar

Mulai kontroversi saat sering terjadi aksi teror bom, terlebih kemudian muncul larangan penggunaannya di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Hal tersebut menuai pro kontra, karena dinilai sebagai kebijakan diskriminatif. Bukan cadarnya yang menjadi kontroversi namun kali ini peraturan yang dibuat oleh Rektor UIN tersebut.

BACA JUGA: 5 “Mustahil” Universitas Nusa Putra Menjadi Nyata

3. Jilbab wig

Jilbab yang digunakan oleh artis Iyeth Bustami di sebuah acara Stasiun TV ini menuai kontroversi karena menggunakan jilbab yang dipadupadankan dengan wig.

4. Jilbab punuk unta

Jilbab dengan menggulung rambut di belakang (cepol) ini cukup banyak menuai kontroversi karena bentuknya mirip punuk unta, serta adanya dalil yang membahas hal tersebut.

5. Jilbab pocong

View this post on Instagram

Wwweeaaahhhhh kok jd serem gini yaaahh #jilbabpocong

A post shared by nuraidahsyakira (@nuraidahsyakira) on

Jilbab hasil karya Azzim Aziz, seorang desainer asal Malaysia, menuai kontroversi. Jilbab ini dinilai menyerupai pocong dengan cara ujung jilbab diikat di atas kepala menyerupai tali pita. Btw, coba bayangkan kalau warna jibab yang dikenakan adalah warna putih, Gengs. Kebayang mirip pocong nya, kan? Hahaha.

Duh, semoga Ramadhan tahun ini gak ada lagi kontroversi ya, Gengs.

Dari berbagai sumber

  • 3
    Shares
Bagea Awi Dan Heni

Bagea Awi Dan Heni

Lahir di Sukabumi, 31 Agustus 2005. Anak pertama dari tiga bersaudara ini, masih tercatat sebagai siswi kelas delapan sekolah menengah pertama. Untuk menyalurkan hobi menulis, Bagea menjadi Reporter Cilik sukabumiXYZ.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *