5 Catatan LKPPM untuk Dinas Pendidikan Kota dan Kabupaten Sukabumi


Glyn

Writed by: Glyn
Editor by: Feryawi
11 Mei 2018 | 14:29 WIB


Dominasi tawuran pelajar.

Tahun ajaran di setiap sekolah telah berakhir. Namun, bukan berarti persoalan negatif di lingkungan pendidikan sejauh ikut berakhir.

Menurut Direktur Lembaga Kajian Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (LKPPM) Sukabumi Sukitman Sudjatmiko, masih banyak catatan pendidikan di Sukabumi Kota maupun Kabupaten yang menjadi pekerjaan rumah semua elemen khususnya Dinas Pedidikan itu sendiri.

Ini dia lima catatan versi LKPPM untuk Dinas Pedidikan Kota dan Kabupaten Sukabumi:

1. Pengeroyokan Antar Pelajar
Pada 15 Januari 2018 pelajar SMK Dwi Dharma Kabupaten Sukabumi harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi, Cibadak, karena dikeroyok sekelompok pelajar dari sekolah lain. Korban menderita luka bacok pada kedua tangan serta jempol tangan kiri putus.

BACA JUGA: Alamak! Ini 5 Fakta Memalukan di Balik Megahnya GOR Kota Sukabumi

2. Mengedarkan Sabu
AP (18) seorang remaja berstatus pelajar asal Kampung Lamping RT 5/5, Desa Gedong Panjang, Kota Sukabumi, diduga mengedarkan narkotika jenis sabu. Penangkapan terjadi di Jl. Cikembar pada 18 Januari 2018.

3. Membuang Bayi
NN (17) tega membuang bayi perempuannya di kebun bambu pada 8 Maret 2018. Diketahui NN merupakan warga Kampung Joglo, Desa Langkap Jaya, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, dan masih berstatus pelajar. Ia mengaku melakukan perbuatan keji tersebut akibat malu, karena si jabang bayi hasil dari hubungan gelap bersama kekasihnya.

4. Pembacokan Antar Pelajar
Pada 26 April 2018 pukul 13.00 Wib dua pelajar SMK berinisial F dan R menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamsudin SH, Kota Sukabumi. Pembacokan terjadi di perempatan stasiun Jl. Ahmad Yani. Saat itu korban tengah menumpang angkutan Kota Sukabumi.

5. Geng Motor
Pada 11 Maret 2018, 42 anggota geng motor yang rata-rata masih remaja melakukan aksi konvoi yang membuat masyarakat resah, langsung dilaporkan dan diamankan Polres Sukabumi Kota. Anggota geng kedapatan menggunakan obat terlarang dan 27 orang positif pengguna yang diperkirakan sudah kecanduan berat. Selain itu ada dua orang perempuan yang ikut diamankan.

  • 3
    Shares
Glyn

Glyn

Glyn lahir di Cicurug, 19 Agustus 1984. Ia tinggal di Cicurug, Kabupaten Sukabumi, seorang ibu muda yang gaul, hobi menulis dan bikin cerpen. Glyn juga menjadi pendidik di kota tempat tinggalnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *