Pelajar Sukabumi menari tradisional di Republik Ceko, ini 5 infonya

Festival di Ceko ditujukan untuk mengenalkan seni dan budaya Indonesia kepada dunia.

Pelajar Sukabumi tak hanya identik dengan tawuran dan kenakalan remaja lainnya. Ada banyak pelajar Sukabumi yang berprestasi. Sayangnya, seringkali kabarnya tertutup berita tawuran antarpelajar. Dari sekian banyak prestasi pelajar Sukabumi, salah satunya para pelajar asal SMA Pesantren Unggul (PU) Al Bayan yang mengharumkan nama Indonesia (tak hanya Sukabumi) di kancah dunia.

Apa prestasi yang dicapai oleh para pelajar dari Al Bayan tersebut? Ini dia lima infonya, Gaess!

1. Mengenalkan budaya Indonesia di Republik Ceko

Puluhan pelajar SMA Pesantren Unggul (PU) Al Bayan, Kabupaten Sukabumi menampilkan tarian tradisional di Festival Folklore Republik Ceko. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan seni dan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia. Partisipasi SMA Al Bayan di festival itu tak lepas dari peran sekolah, dan tim kesenian Legacy, Unity, Culture of Indonesia (LUCI).

“Mementaskan tarian tradisional di negara Eropa menjadi pengalaman yang sangat menarik dan berkesan,” ujar salah seorang pelajar SMA PU Al Bayan, Ryuta seperti dikutip dari Republika.co.id, Minggu (02/09).

2. Bangga wakili Indonesia

Dalam festival itu Ryuta dan kawan-kawannya menampilkan tari Saman. Mereka mengaku sangat bangga karena dilihat penonton dari berbagai negara di dunia. Acara festival ini kata Ryuta, diikuti oleh negara-negara lain seperti Slovakia, Serbia, Ceska, India, Hungaria, Portugal dan Cina.

Pelajar lainnya Evan yang membawakan tarian Mambo Simbo dari Papua mengatakan, merasa terkesan dengan respon penonton di Festival Folklore di Ceska. “Budaya Indonesia sangat dihargai dan itu menjadi momen yang tak terlupakan,’’ katanya.

BACA JUGA:

Gen Y Sukabumi, cowok bukan nyari cewek cantik, ini 5 fakta tersembunyinya

Bikin penasaran Gaess, ini 5 tempat wisata tersembunyi di Sukabumi

Logo Firefox bukan serigala, ini 5 fakta teknologi mengejutkan buat netizen Sukabumi

3. Idul Adha di KBRI

Di sela-sela padatnya rangkaian acara, Ryuta dan kawan-kawannya sempat merayakan Hari Raya Idul Adha di KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia). Mereka shalat di KBRI dan bersilaturahmi dengan masyarakat Indonesia.

4. Senang mendapatkan teman dari berbagai negara

Selain rasa bangga, Ryuta, Evan, Ferral dan lain-lain dari SMA PU Al Bayan senang dengan keikutsertaan di Festival Folklore Rep. Ceko adalah mereka mendapatkan teman dari berbagai negara di dunia. Kegiatan ini benar-benar membuka wawasan para pelajar karena bisa mengenal seni dan budaya dari berbagai bangsa. Plus juga mendapatkan teman dari berbagai negara.

5. Al Bayan sekolah unggulan

SMA PU Al Bayan yang tepatnya berlokasi di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu sekolah unggulan tak hanya di Sukabumi, tapi seluruh Indonesia. Sekolah yang memadukan pendidikan akademis dan agama ini tercatat beberapa kali membuktikan keunggulannya dalam berbagai kesempatan.

Salah satunya adalah mendominasi ajang Sukabumi Robotic Competition Electrical Engineering (SRCEE) 2018 tingkat SMA/SMK/MA, SMP dan SD yang diselenggarakan oleh Universita Nusa Putra. Prestasi lain yang dicatatkan oleh Al Bayan adalah salah seorang pelajarnya atas nama Muhammad Arif Hidayat berhasil masuk 25 nilai UN tertinggi tahun 2014. Arif menduduki peringkat ke-23 nasional untuk Nilai UN SMA IPA.

Masih banyak lagi prestasi Al Bayan lainnya. Dan terakhir mereka berhasil membanggakan Indonesia dengan keikutsertaan di ajang Festival Folklore Republik Ceko. (dari berbagai sumber)

  • 15
    Shares
Egi GP

Egi GP

Lahir di Sukabumi, 14 Mei 1978. Mantan Jurnalis Harian Merdeka, dan kini bekerja di PT Yudhistira Ghalia Indonesia sebagai editor. Ayah dua anak ini menamatkan pendidikannya di SMP Mardi Yuana Cicurug, SMA Negeri 3 Bogor, dan kuliah Jurusan English Literature di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur. Untuk menyalurkan hobinya menulis, Egi menjadi kontributor di sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *