Trayek angkot di Kota Sukabumi digabung, ini 5 infonya Gaess

Penggabungan trayek efektif diterapkan Desember mendatang.

Info ini penting bagi kalian yang suka naik angkot dan tentunya suka bepergian ke/di Kota Sukabumi ya, Gaess. Untuk kenyamanan dan kemudahan akses, Pemkot Sukabumi melalui Dinas Perhubungan Kota Sukabumi memutuskan telah menggabungkan beberapa trayek angkot.

Ini dia lima infonya.

1. Empat trayek angkot digabung

Sebanyak empat trayek angkutan kota (angkot) di Kota Sukabumi akan digabungkan. Adapun ke 4 trayek Angkot tersebut, yakni Angkot Nomor 20, 03B, 14 dan 15. Angkot Nomor 14 trayek Bhayangkara digabung dengan Angkot Nomor 20 trayek Balandongan. Lalu, Angkot Nomor 15 trayek Bhayangkara digabung dengan Angkot Nomor 03B trayek Lembursitu.

Menurut pihak Dishub Kota Sukabumi, program penggabungan trayek angkot ini karena ada keluhan dari warga terkait tidak adanya angkot ke terminal. Demikian diungkapkan ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi Abdul Rachman seperti dikutip dari www.sukabumikota.go.id.

2. Mulai Desember

Rencananya penggabungan trayek ini dilakukan pada Desember mendatang. Saat ini upaya penggabungan trayek ini masih dalam tahapan pematangan dan persiapan. Terutama proses konsolidasi dengan berbagai unsur terkait. Pemerintah juga berencana menampung masukan dan aspirasi dari berbagai elemen masyarakat. Termasuk mengantisipasi potensi kerawanan yang akan timbul pada saat penggabungan dan perubahan ke 4 trayek angkot tersebut diwujudkan.

BACA JUGA:

Pusat Kota Sukabumi segera pindah dari Cikole ke Cibeureum, ini 5 infonya Gaess

Ada 89 hektar kawasan kumuh di Kota Sukabumi, ini 5 faktanya

Ribuan angkot Kota Sukabumi terpaksa pensiun dini, ini 5 faktanya

3. Memudahkan warga

Jika penggabungan dan perubahan ke empat trayek angkot tersebut sudah dilakukan maka diharapkan akan mempermudah warga untuk menuju terminal. Waktu tempuh makin cepat dan ongkosnya lebih murah. Penggabungan trayek angkot ini juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah penumpang ke Terminal Tipe A Sukabumi.

4. Maksimalisasi Terminal Tipe A Sukabumi

Penggabungan trayek didasari karena ketiadaan angkot ke terminal yang seringkali menghambat akses warga menuju Terminal A Sukabumi. Dengan demikian pula, penggabungan trayek angkot bisa memaksimalkan akses menuju Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi, terutama dari wilayah utara Kota Sukabumi.

Sebelumnya Terminal Tipe A Sukabumi dioperasikan pada 28 Oktober 2016. Namun keberadaannya masih belum optimal karena ketiadaan akses angkot ke terminal. Terminal Tipe A K.H. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi terletak di Jalan Lingkar Selatan Kota Sukabumi.

5. Meningkatkan pelayanan dan kenyamanan angkota

Soal lain, pihak Dishub Kota juga merencanakan angkot  di Kota Sukabumi akan dilengkapi fasilitas AC dan WiFi serta musik dan full video. Maksud dan tujuannya, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan kepada warga masyarakat, khususnya kepada para penumpang angkot di Kota Sukabumi. (dari berbagai sumber)

Egi GP

Egi GP

Lahir di Sukabumi, 14 Mei 1978. Mantan Jurnalis Harian Merdeka, dan kini bekerja di PT Yudhistira Ghalia Indonesia sebagai editor. Ayah dua anak ini menamatkan pendidikannya di SMP Mardi Yuana Cicurug, SMA Negeri 3 Bogor, dan kuliah Jurusan English Literature di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur. Untuk menyalurkan hobinya menulis, Egi menjadi kontributor di sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *