Investasi di Sukabumi tembus Rp1,7 T, usaha kuliner berkembang pesat, ini 5 infonya

Ada total 18.778 pelaku usaha.

Bagaimana cara kita mengukur kondisi perekonomian suatu daerah? Ada banyak indikator dan parameter njlimet yang mungkin hanya bisa dijelaskan oleh ahli ekonomi. Bahkan untuk mengerti saja orang awam akan kesulitan, apalagi memahaminya.

Namun setidaknya, kondisi perekonomian bisa dipahami secara sederhana dengan indikator-indikator sederhana. Semisal saja, seberapa banyak investasi masuk ke sebuah daerah dan seberapa banyak jumlah pengusaha di suatu daerah.

Banyaknya jumlah pengusaha berdampak langsung pada banyaknya tenaga kerja yang diserap. Semakin banyak tenaga kerja diserap, maka semakin sedikit pengangguran. Selanjutnya, dapat dibuat hipotesa bahwa kemiskinan semakin berkurang. Tak hanya itu, kekurangan asupan gizi anak, angka sekolah anak dan lain sebagainya, bisa meningkat.

Lalu, adakah indikator-indikator tersebut muncul di Kabupaten Sukabumi? Berikut lima info yang dirangkum oleh redaksi sukabumiXYZ.com dari sumber Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Kabupaten Sukabumi.

1. Investasi capai Rp.1,7 triliun

Dari catatan Disdagkop UKM Kabupaten Sukabumi terungkap bahwa nilai investasi usaha perdagangan dari pengusaha berskala kecil hingga besar di wilayahnya mencapai Rp1,7 triliun. Angka tersebut merupakan gabungan dari seluruh kalangan pengusaha atau pelaku usaha perdagangan, dari mulai yang skala kecil, menengah, dan besar.

Setiap tahun, nilai investasi tersebut terus bertambah. Hingga akhir 2018, pertumbuhan nilai sektor pedagangan masih beranjak naik.

2. Ada total 18.778 pelaku usaha

Secara keseluruhan, jumlah pelaku usaha di Kabupaten Sukabumi mencapai 18.778 orang. Jumlah pelaku usaha perdagangan di Kabupaten Sukabumi saat ini mencapai 18.778 orang. Tersebar di seluruh kecamatan, demikian seperti dikutip dari Antara.

Detilnya, pelaku usaha tersebut terdiri dari, 16.700 pelaku usaha kecil, 799 pelaku usaha menengah dan sisanya 12 pelaku usaha besar.

BACA JUGA:

Amazin6! Komunitas Fotografi Ponsel Sukabumi rayakan ultah ke-6

Intip syuting video klip terbaru Virgoun, ini 5 info HP Gunung Walat Sukabumi

Satu hari di PT CDB Cidahu Sukabumi, ini 5 fakta kerja di pabrik garmen itu menyenangkan

3. Usaha kuliner berkembang pesat

Adapun jenis usaha perdagangan yang ramai muncul di Kabupaten Sukabumi berbentuk kuliner atau makanan, namun ada kerajinan tangan dan usaha onderdil kendaraan bermotor. Usaha kuliner dan kerajinan tangan berkembang dengan pesat seiring dengan pengembangan industri pariwisata yang terus digenjot oleh pihak Pemkab.

Salah satu yang cukup signifikan meningkatkan usaha perdagangan di bidang pariwisata adalah semakin mendunianya objek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

4. Pentingnya pengusaha lokal

Satu poin yang tak kalah penting dari perkembangan ekonomi adalah munculnya pengusaha-pengusaha lokal. Keberadaan pengusaha lokal akan membuat perputaran ekonomi khususnya uang, tetap di Sukabumi. Hal itu, akan berimbas tingkat kesejahteraan dan ekonomi terus meningkat.

5. Pembangunan sarana dan prasarana transportasi

Ke depan, masyarakat di Sukabumi diminta siap dengan cepatnya pembangunan sarana prasarana transportasi oleh pemerintah pusat, seperti Jalan Tol Bocimi, jalur ganda kereta api Sukabumi-Bogor, dan dalam waktu dekat akan dibangun Bandara Sukabumi.

Pembangunan sarana dan prasarana transportasi tersebut dipastikan bisa menyedot investor datang ke Kabupaten Sukabumi. Maka dari itu, warga Sukabumi harus sejak dini memanfaatkan potensi tersebut jangan sampai kalah bersaing dengan pendatang. (dari berbagai sumber)

  • 7
    Shares
Egi GP

Egi GP

Lahir di Sukabumi, 14 Mei 1978. Mantan Jurnalis Harian Merdeka, dan kini bekerja di PT Yudhistira Ghalia Indonesia sebagai editor. Ayah dua anak ini menamatkan pendidikannya di SMP Mardi Yuana Cicurug, SMA Negeri 3 Bogor, dan kuliah Jurusan English Literature di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur. Untuk menyalurkan hobinya menulis, Egi menjadi kontributor di sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *