Ngeri Gaess, awal Desember kelabu bagi wanita dibacok suami di Cibadak Sukabumi

Hidup hanya sekali, tak elok rasanya kalau harus menghabiskan sisa umur di balik jeruji besi.

Mengerikan memang, Gaess, ketika kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terus terjadi berulang kali di Sukabumi. Semua orang tentu memiliki masalah ya, Gaess, hanya saja kadang yang menjadi pemicu tindak KDRT seringkali karena persoalan sepele.

Minggu (2/12/2018) siang, kejadian nahas dialami seorang ibu muda warga Cibadak, Ida Lisdawati (35), berikut lima infonya, Gaess.

1. Dihujani bacokan oleh suami

Seorang ibu muda dengan dua anak, Ida Lisdawati, dihujani bacokan oleh suami sendiri, AWK (71), hingga tubuhnya bersimbah darah di rumahnya di Kampung/Desa Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Ida mengalami luka bacok pada kedua tangan dan leher kanan. Karena peristiwa tersebut, Ida harus menjalani perawatan di ruang IGD BLUD RS Sekarwangi, Cibadak.

2. Sebelum kejadian Ida mengaku tidak enak perasaan

Kejadian nahas itu dibenarkan ibu korban, Olis (60). Kepada sang ibu, sebelum kejadian Ida mengaku tidak enak perasaan. Iapun lantas memutuskan menginap di rumah ibunya yang berjarak sekitar 50 meter. Demikian dikutip dari poskotanews.com.

Minggu pagi korban pulang ke rumahnya untuk mandi. Di luar rumah ia sempat berpapasan dengan AWK di teras rumah yang sedang minum kopi.

Saat Ida masuk ke kamar mandi, AWK mengetuk pintu kamar mandi. Saat pintu kamar mandi dibuka itulah, AWK langsung melancarkan serangan terhadap istrinya dengan melilitkan tali ke leher Ida kemudian menghujaninya dengan bacokan.

Sebelum menganiaya istrinya, AWK terlebih dahulu mengunci semua pintu. Perbuatan AWK diketahui setelah dipergoki tetangga yang melihat Ida keluar rumah dengan handuk melilit tubuh dan penuh darah.

BACA JUGA:

5 fakta diduga disetrika atasan, kasus buruh garmen di Parungkuda Sukabumi berujung mediasi

Ngeri Gaess, setiap bulan terjadi penganiayaan di Sukabumi, ini 5 faktanya

Pembunuhan di Cibadak Sukabumi terungkap, ini 5 info kronologisnya

3. Ida disebut suami tidak sopan

AWK tega membacok istrinya dipicu perasaan jengkel terhadap sikap tidak sopan Ida. Diakui AWK, perilaku tidak sopan Ida sudah berlangsung selama dua tahun lamanya, hingga kemudian terjadi kasus penganiayaan tersebut.

4. Diduga menggunakan pisau untuk daging hewan

AWK sendiri kini sudah diamankan polisi dari Kepolisian Sektor (Polsek) Cibadak, berikut barang bukti berupa pisau daging yang diduga digunakan AWK untuk menganiaya istrinya.

5. Ancaman pidana

Akibat Perbuatannya, tersangka terancam dikenai pasal 44 ayat 2 UU KDRT nomor 23 tahun 2004, dan pelaku diancam hukuman pidana 10 tahun kurungan penjara. T. ia terancam hukuman penjara 10 tahun.

Duh, semoga menjadi pelajaran buat semua pasangan suami istri lain ya, Gaess. Hidup hanya sekali, tak elok rasanya kalau harus menghabiskan sisa umur di balik jeruji besi. (dari berbagai sumber)

  • 18
    Shares
Feryawi Heryadi

Feryawi Heryadi

FERYAWI HERYADI adalah Pemimpin Redaksi sukabumiXYZ.com. Lahir di Sukabumi pada 17 Agustus 1975. Fery lebih berpengalaman di bidang disain grafis, pertama kali mempelajari disain grafis di Koran Republika, setelah itu menimba ilmu dan pengalaman disain grafis dari banyak media lokal, nasional, hingga regional. Pernah bekerja di Koran Investor Daily, majalah SINDO Weekly (MNC Grup), Majalah BUMN Insight, Pantau.com, Jakarta. FERYAWI kini sebagai konsultan disain grafis untuk beberapa perusahaan di Jakarta, serta konsultan media dan digital marketing Universitas Nusa Putra. Silakan klik www.feryheryadi.com untuk cek portofolio.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *