Jelang Lebaran kiriman uang TKI Sukabumi mencapai Rp262 M, 5 info gen XYZ mesti tahu

Pengiriman uang oleh tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Sukabumi menjelang Lebaran, melonjak 10 sampai 15 persen.

Sukabumi, baik di wilayah Kabupaten maupun di Kota, merupakan salah satu daerah yang mengirim TKI ke luar negeri paling banyak di Jawa Barat. Maka, ada fenomena yang unik terjadi setiap Lebaran, tak terkecuali Lebaran kali ini. Fenomena yang dimaksud adalah meningkatnya uang yang masuk ke Sukabumi, yang merupakan kiriman TKI teruntuk keluarga yang mereka cintai di Sukabumi.

Nah, kuy cekidot lima info tentang fenomena ini sebagaimana yang dirangkum sukabumiXYZ.com dari berbagai sumber.

[1] Peningkatan kiriman uang dari TKI

Seperti dikutip dari kantor berita Antara, jumlah kiriman uang dari para TKI asal Sukabumi ke keluarga mereka di tanah air mulai mengalami peningkatan. Banyak TKI di luar negeri mengirimkan uang lebih besar dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Mereka rupanya ingin membahagiakan keluarga mereka di Sukabumi agar bias membeli berbagai kebutuhan Lebaran.

Hal tersebut terungkap dari data layanan Western Union (WU) Kantor Pos Sukabumi. “Kenaikan pengiriman uang dari luar negeri sudah terjadi sebelum bulan puasa dan akan berlanjut hingga lebaran,” ungkap Kepala Kantor Pos Sukabumi, Tarman, Jumat (24 Mei).

Para TKI asal Sukabumi ini tercatat bekerja di negara timur tengah seperti Arab Saudi dan sebagian Asia Tenggara yakni Malaysia dan Hongkong.

[2] Peningkatan kiriman mencapai

Adapun kiriman uang dari TKI yang bekerja di berbagai negara ke Sukabumi melalui jasa kiriman uang WU meningkat sampai 15 persen. “Rata-rata setiap bulan kiriman uang dari TKI ke keluarganya di Sukabumi melalui jasa kami Rp40 miliar hingga Rp50 miliar. Namun mendekati Lebaran ini ada kenaikan dari 10 sampai 15 persen,” kata Tarman.

Tarman menambahkan, diperkirakan pada H-10 pengiriman uang TKI terus mengalami peningkatan signifikan. Fenomena ini diantisipasi  Kantor Pos Sukabumi dengan penyediaan uang yang mencukupi bukan hanya di Kantor Sukabumi tetapi di cabang Sukabumi Kota dan  Kabupaten.

BACA JUGA:

Dari 47 kecamatan di Sukabumi, cuma satu yang tak mengirimkan TKI, ini 5 faktanya

Infografis: Awal 2019, ratusan warga Sukabumi jadi TKI

Infografis: Negara tujuan TKI asal Sukabumi

[3] Tanggal 22 Mei sudah mencapai Rp262 M

Menurut data Kantos Pos Sukabumi, terhitung dari awal tahun sampai 22 Mei 2019 terjadi peningkatan jumlah pengiriman uang sekitar lima persen dibandingkan sebelumnya. Dalam rentang waktu tersebut Kantor Pos Sukabumi telah membayarkan uang kiriman TKI ke keluarga mencapai Rp262 miliar.

Sebagai perbandingan, pada 2018 jumlah kiriman uang TKI asal Kota/Kabupaten Sukabumi selama satu tahun mencapai Rp692 miliar. Pada 2017 pun jumlah besaran kiriman uang TKI pun hampir sama.

[4] Pengiriman uang tak hanya via Kantor Pos

Kemungkinan uang kiriman TKI jumlahnya lebih besar, karena tidak hanya Kantor Pos saja yang menyediakan layanan seperti tetapi ada beberapa bank juga yang sama memberikan layanan uang dari luar negeri. Tetapi hingga kini jumlah terbesar masih melalui Kantor Pos.

“Sebenarnya jumlah TKI selalu bertamba, tetapi semakin ke sini dari 2017 hingga 2019 mitra layanan pembayaran kiriman luar negeri semakin bertambah,’’ imbuh Tarman. Saat ini bukan hanya Kantor Pos melainkan perbankan dan sebarannya merata. Namun secara keseluruhan Kantor Pos tetap paling besar dalam hal pelayanan kiriman uang luar negeri.

[5] Peningkatan kiriman TKI tak hanya Lebaran

Menurut data Kantos Pos Sukabumi, kiriman uang dari luar negeri dari TKI biasanya meningkat tidak hanya menjelang Ramadhan maupun Idul Fitri saja. Waktu lainnya yang biasanya terjadi peningkatan kiriman dari para TKI itu tatkala memasuki tahun ajaran baru maupun hari libur keagamaan lainnya.

Well, semoga perjuangan para “pahlawan devisa” di negeri orang itu bisa memberikan manfaat bagi keluarganya, setidaknya membuat keluarganya tersenyum bahagia di saat Lebaran. Dan semoga para TKI Sukabumi sehat selalu dan mendapat perlindungan yang maksimal di luar negeri. Aamiin.

[dari berbagai sumber]

Egi GP

Egi GP

Lahir di Sukabumi, 14 Mei 1978. Mantan Jurnalis Harian Merdeka, dan kini bekerja di PT Yudhistira Ghalia Indonesia sebagai editor. Ayah dua anak ini menamatkan pendidikannya di SMP Mardi Yuana Cicurug, SMA Negeri 3 Bogor, dan kuliah Jurusan English Literature di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur. Untuk menyalurkan hobinya menulis, Egi menjadi kontributor di sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *