Ini 5 tugas Menhub dari Presiden Jokowi di Sukabumi


Irwan Kurniawan

Writed by: Irwan Kurniawan
Editor by: Feryawi
22 Mei 2018 | 10:51 WIB


Aksesibilitas yang belum baik.

Kedatangan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berkunjung ke Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/4/2018) lalu, diakuinya dalam rangka mengemban tugas dari Presiden Joko Widodo.

Berikut adalah lima tugas Menhub tersebut:

1. Double track KA
Menhub pernah mendampingi langsung Presiden Jokowi ke lokasi groundbreaking perlintasan kereta api (KA) di kompleks Griya Benda Asri, Kecamatan Cicurug, pada Jumat (15/12/2017) silam, dan kembali berkunjung pada Sabtu (7/4/2018) lalu, untuk memastikan double track jalur KA Bogor-Sukabumi bisa selesai pada 2020 mendatang.

BACA JUGA: Miris, 5 Fakta Pekerja GOR Kota Sukabumi yang Posting Piutang Penjual Nasi Uduk

2. Pembangunan bandara
Sebelumnya pembangunan bandar udara (bandara) di Kabupaten Sukabumi digadang-gadang akan dibangun di Citarate, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Namun belakangan lokasil bandara dipindah ke wilayah Kecamatan Cikembar.

Walaupun begitu, saat memberi khutbah Idul Adha 2017 lalu, Presiden Jokowi mengaku tidak akan memberitahukan lokasi pastinya karena takut harga tanah akan melambung.

Sementara, Menhub Budi Karya Sumadi menargetkan bandara di Sukabumi akan beropersi pada 2020, dan pembangunan fisik akan dimulai tahun 2019.

3. Pembangunan PLPR
Menhub memantau langsung pengerjaan PLPR pada Rabu (4/4/2018), di Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Budi Karya Sumadi mengatakan, jika di Sukabumi dibutuhkan konektivitas ke Jakarta, karena kalau lewat jalan darat, cost-nya tinggi serta merusak jalan.

Sementara untuk mengangkut batu bara ke PLTU Palabuhanratu saja, jika menggunakan kapal tongkang, satu tongkang itu bisa mencapai 7500 ton sekali angkut.

“Kita ingin 2018 Palabuhan ini sudah semarak, pengumpan regional, ke depan kontrol kita ada semacam KSOP, namun sejauh ini peran Pemda cukup banyak, dan anggaran yang dikeluarkan oleh Kementrian sejauh ini sudah sekitar 100 miliar Rupiah. Tahun depan paling tidak mendekati 100 miliar Rupiah juga,” jelas Budi.

BACA JUGA: 5 “Mustahil” Universitas Nusa Putra Menjadi Nyata

4. Pengembangan sentra pariwisata
Budi mengaku dari kecil dirinya sudah mengetahui Palabuhanratu, ditambah saat ini di Kabupaten Sukabumi ada Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Ia pun mengaku diminta langsung Presiden Jokowi untuk membantu mengembangkan sentra pariwisata.

“Saya minta Dinas Perhubungan berkerjasama dengan Dinas Pariwisata, mengumpulkan stakeholder pariwisata, jadi akhir taun komunitas pariwisata bisa bergairah,” tegas Budi.

5. Aksebilitas yang belum baik
Budi mengatakan, Kabupaten Sukabumi merupakan daerah yang indah dengan segala potensi dan sumber daya luar biasa. Namun, tilai Budi, asaksesibilitasnya sejauh ini belum baik, seperti daerah Cicurug yang sering kali terjadi kemacetan lalu lintas.

  • 4
    Shares
Irwan Kurniawan

Irwan Kurniawan

Irwan Kurniawan, pernah malang melintang di dunia kewartawanan. Mantan jurnalis kelahiran Sukabumi, 15 Januari 1980, ini pernah menjadi wartawan Radar Sukabumi dan sukabumiupdate.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *