Dari Amrik sampai China, warga Sukabumi udah nonton 5 film box office 2018?

Lumayan sambil ngabuburit, Gaess.

Gen Y Sukabumi sudah pasti ngerti apa itu film box office, ya. Box office adalah sebuah film yang berhasil mendapatkan penghasilan melebihi biaya produksinya dan penghasilan itu berhasil didapatkan hanya dalam waktu tayang beberapa hari atau seminggu pertama saja.

Setiap tahun selalu ada daftar film box office dan biasanya didominasi film-film bikinan Hollywood. Namun ada yang mengejutkan tahun 2018 ini. Terhitung sampai bulan Mei ini, dua film produksi China mampu masuk dalam daftar 5 Box Office tahun 2018.

China (baca: Hongkong) dengan produksi filmnya bukanlah sesuatu yang baru. Namun saat dua filmnya menyaingi film-film Hollywood seperti Avengers dan Black Panther, inilah yang baru. Hal itu menunjukkan produksi film di China sangat bisa bersaing dengan Hollywood, Amrik.

Btw, ini dia 5 film box office terhitung sampai Mei 2018.

BACA JUGA: Gaess, ini lho 5 alasan jalur utara Sukabumi terlihat kumuh

1. Avengers: Infinity War

Kalau Avengers yang jadi pemuncak film box office bukanlah kejutan. Sudah diprediksi sejak jauh hari film tentang jagoan-jagoan Marvel Comics ini akan laku keras di pasaran. Terhitung sampai Mei 2018, pendapatan Avengers: Infinity War di seluruh dunia mencapai lebih dari US$1,9 miliar atau Rp26,4 triliun lebih. Fantastis!!!

Film ini disutradarai Anthony Russo dan Joe Russo dan dibintangi Benedict Cumberbatch, Mark Ruffalo, Robert Downey Jr, dan serangkaian nama-nama besar pemeran jagoan-jagoan Marvel Comic. Dalam serial ini, mereka sangat kewalahan menghadapi Thanos. Bahkan beberapa jagoan harus gugur oleh Thanos. Dan untuk membuat pencinta film Avenger penasaran, film selesai menggantung dengan kematian Spiderman dan lain-lain.

Intinya sih, pasti mau bikin sambungannya tuh. Bisa saja ya mereka cari duit. Hehe.

2. Black Panther

Film nomor dua dalam daftar box office juga buah dari kolaborasi Disney dan Marvel. Black Panther secara global meraup pundi-pundi dollar tak kalah fantastis, yaitu lebih dari $1,3 miliar atau setara Rp18,1 triliun.

Film ini akan menjadi film ke-18 dari Marvel Cinematic Universe dan menjadi film pertama Marvel yang rilis tahun ini. Setelah peristiwa Captain America: Civil War, T’Challa (Chadwick Boseman) kembali ke rumahnya sebagai Raja Wakanda. Sayang, ia kemudian ditantang oleh mantan sahabat sekaligus musuh Wakanda, Erik “Killmonger” Stevens (Michael B. Jordan), yang berusaha untuk merebut takhta tersebut.

Dibantu oleh rekan-rekan terbaiknya Black Panther berusaha untuk menyelamatkan kerajaannya sekaligus dunia dari ancaman kejahatan.

BACA JUGA: Wajib aware Gengs, 5 cerita legenda ini asli Sukabumi

3. Operation Red Sea

Ini dia film produksi China pertama yang mampu bersaing di daftar lima besar box office tahun 2018. Penghasilannya di seluruh dunia mencapai angka US$579 juta atau setara Rp8,04 triliun. Film yang dirilis 16 Februari 2018 dan digawangi duet Dante Lam (sutradara)-Yu Dong (produser) ini menampilkan nama-nama aktris besar seperti Zhang Yi, Hai Qing, Huang Jingyu, Zhang Hanyu, Du Jiang, dan Prince Mark.

Plot film ini diawali dengan armada patroli Angkatan Laut China menerima telepon darurat ketika melintasi perairan Laut Merah yang menjelaskan bahwa perompak Somalia sedang berada di kapal barang dan membahayakan penumpang dan pelaut di kapal.

Angkatan Loaut China lalu mengerahkan Jiaolong Assault Team untuk menundukkan bajak laut. Film aksi ini tak lupa dibumbui dengan aksi beladiri khas film-film China lainnya.

BACA JUGA: Ini 5 fakta mobil Menteri Sosial saat ke Sukabumi, nomor 5 bikin heran

4. Ready Player One

Di daftar nomor empat, kembali ke film Hollywood berjudul Ready Player One. Film ini tercatat meraup US$577 juta atau setara Rp8,02 miliar. Film yang dibintangi Olivia Cooke, Hannah John-Kamen, Ben Mendelsohn, TJ Miller, Simon Pegg, Tye Sheridan, Mark Rylance ini disutradarai oleh sutradara nomor wahid, Steven Spielberg.

Dirilis oleh Warner Bros, film ini tayang pada 30 Maret 2018. Film Ready Player One bercerita tentang petualangan seorang remaja berusia 18 tahun bernama Wade Watts yang mencoba untuk ambil bagian dalam sebuah sayembara yang dibuat oleh seorang pencipta game virtual OASIS. Uniknya, film ini satu-satunya film genre non-action yang mampu bersaing dengan film-film genre action.

BACA JUGA: Gaess, Kabupaten Sukabumi punya nama desa unik, nomor 5 mirip majelis taklim

5. Detective Chinatown 2

Film terakhir dalam daftar 5 Box Office berjudul Detective Chinatown 2. Film produksi China ini meraup penghasilan sebesar US$544 atau setara Rp7,5 triliun. Film ini dirilis 16 Februari 2018 dengan sutradara, Chen Sicheng dan Produser, Chen Sengoi dkk.

Film yang digawangi Liu Haoran, Wang Baoqiang, Xiao Yang, Shang Yuxian dan lainnya ini bergenre comedy mistery dan merupakan kelanjutan film Detective Chinatown 1 yang rilis 2015. Film ini diawali dengan Qin Feng (Liu Haoran) yang mendaftar di akademi polisi, walaupun fokus utamanya sebenarnya menjadi pemain nomor satu di game intenet Crimemaster.

Qing Feng pergi ke New York untuk menghadiri pernikahan Tang Ren (Wao Baoqiang). Akan tetapi, Qin Feng mendapati bahwa hal ini tipu muslihat saat mereka tiba di tempat pernikahan mewah yang sebenarnya tempat tinggal Uncle Seven (Kenneth Tsang), atau dikenal dengan Godfather of Chinatown.

Uncle Seven yang sakit menjanjikan uang lima juta dolar bagi siapa pun yang mampu menyelesaikan kasus pembunuhan baru-baru ini terhadap anaknya, di mana tubuhnya ditemukan di sebuah kuil Chinatown dengan kondisi jantung robek keluar. Uncle Seven hanya mempunyai waktu seminggu untuk hidup, sehingga permainan dimulai.

Di mansion tersebut juga terdapat beberapa detektif brilian. Mereka siap bersaing dengan Qin Feng di Crimemaster, terutama seorang hacker Hong Kong dengan rambut berwarna biru bernama Kiko (Shang Yuxian), lalu seorang wanita Indonesia bernama Aaimali Kunara (Bai Ling), dan seorang veteran militer yang bernama Wild Bull Billy (Brett Azar).

Pemenang dari sayembara itu sudah lah pasti Qin Feng, Gaess! (dari berbagai sumber)

  • 5
    Shares
Egi GP

Egi GP

Lahir di Sukabumi, 14 Mei 1978. Mantan Jurnalis Harian Merdeka, dan kini bekerja di PT Yudhistira Ghalia Indonesia sebagai editor. Ayah dua anak ini menamatkan pendidikannya di SMP Mardi Yuana Cicurug, SMA Negeri 3 Bogor, dan kuliah Jurusan English Literature di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur. Untuk menyalurkan hobinya menulis, Egi menjadi kontributor di sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *