Puasa tanpa kurangi pahala ala Hamzah Gurnita buat gen Y Sukabumi, nomor 5 berat Gaess


Irwan Kurniawan

Writed by: Irwan Kurniawan
Editor by: Feryawi
03 Jun 2018 | 0:55 WIB


Nomor lima kamu yakin bisa ngikutin, Gaess?

Meskipun menurut agama, tidurnya orang yang sedang berpuasa merupakan ibadah dan menjadi pahala.

Tetapi setiap Muslim memiliki cara berbeda dalam meraup pahala puasa. Termasuk, bagaimana mencari pahala, namun tetap eksis, Gaess.

Seperti yang dilakukan Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Sukabumi Hamzah Gurnita. Ini lima cara berpuasa ala Hamzah, Gaess:

1. Memperbanyak Silaturahim

Biasanya, aktivitas kalangan muda di bulan puasa malah bertambah, Gaess, bukannya berkurang. Sepeti sahur bareng, buka bareng, shalat terawih, dan hal lainnya yang dilakukan bareng dengan temen-temen. Dan hal tersebut menurut Hamzah, merupakan peluang untuk menggelar silaturahim sekaligus meraup pahala.

“Niatkan kegiatan tersebut untuk silaturahim, jangan bergosip agar puasa kita tidak percuma,” kata Hamzah kepada sukabumiXYZ.com, Sabtu (2/6/2018).

BACA JUGA: DPC dan PAC Partai Hanura Kabupaten Sukabumi berdamai, ini kesepakatannya

2. Memanfaatkan waktu

Meskipun waktu tidak akan terasa jika menjalankan puasa sambil main games. Namun kata Hamzah, ketika melakukan puasa di bulan puasa, segala ibadah yang dilakukan pahalanya akan berlipat ganda, jadi manfaatkan waktu dengan hal yang baik-baik ya, Gaess.

“Jadi jangan habiskan waktu kita untuk hal yang percuma, karena di tahun depan belum tentu kita ketemu Ramadhan lagi. Main games hanya dilakukan sesekali, untuk menghilangkan penat saja,” ujarnya.

3. Berdandan alakadarnya

Sadar gak sadar nih, Gaess, penampilan yang mencolok pasti akan menjadi sorotan orang banyak. Bener kan, Gaess. Nah, jika bro atau sist yang dandannya berlebihan, setelah menjadi perhatian akan mengundang orang lain untuk melakukan dosa gibah, Gaess.

“Jadi saling menjaga aja yah. Selain menjaga mata kita, kita pun jangan biarkan tubuh kita menjadi bahan obrolan orang lain, yang akhirnya menjadi dosa,” aku Hamzah.

BACA JUGA: 5 fakta keren generasi millenial Amrik, bagaimana Gen Y Sukabumi?

4. Ngabuburit harus bermanfaat

Hamzah punya trik tersendiri untuk ngabuburit. Menurutnya, agar ibadah puasa tidak mengurangi pahala, sebaiknya ngabuburit dilakukan di tempat sepi sambil membaca AlQuran atau diskusi yang bermanfaat dengan teman.

“Kalau ngabuburit di tempat ramai, pasti saja ada hal iseng kita bicarakan yang berujung bergosip, ditambah penglihatan pun akn sulit kita terjaga,” urainya.

5. Kurangi buka internet

Yah, Gaess, hal ini tentunya paling sulit buat kita. Zaman gini tanpa internet bagaikan jomblo kurang hiburan, bener gak, Gaess.

Namun, Hamzah punya trik di bulan puasa untuk tetap meraup pahala tanpa menambah dosa. “Kita buka internet seperlunya saja untuk hal-hal bermanfaat. Jangan berselancar terlalu lama di media sosial, karena bisa mengundang dosa, apalagi ikut menyebarkan hoax,” tutupnya.

Jadi kita tinggal pilih cara mana yang pas buat kita ya, Gaess. Atau kamu punya tips sendiri yang lebih baik, so pasti asal jangan mendekati dosa dan merugikan orang lain aja ya, Gaess.

  • 6
    Shares
Irwan Kurniawan

Irwan Kurniawan

Irwan Kurniawan, pernah malang melintang di dunia kewartawanan. Mantan jurnalis kelahiran Sukabumi, 15 Januari 1980, ini pernah menjadi wartawan Radar Sukabumi dan sukabumiupdate.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *