Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia, Gen Y Sukabumi bisa kenali 5 masalahnya

Di Indonesia, sampah kantong plastik setara 60 kali lapangan sepak bola per tahun.

3 Juli diperingati sebagai Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia atau International Plastic Bag Free Day. Sampah plastik adalah sampah yang sulit diurai secara alami. Ia baru bisa diurai setelah 100-500 tahun lamanya. Ngeri ya, Gengs!

Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia sendiri merupakan kesempatan untuk menyebarkan semangat untuk bumi tanpa plastik yang amat mungkin dicapai dan memberikan informasi bahwa alternatif terhadap plastik sekali pakai tersedia secara mudah.

Sejak diluncurkan 8 tahun lalu, organisasi-organisasi dan individu-individu seluruh dunia membuat aksi nyata untuk meningkatkan kepedulian terhadap dampak dari kantong plastik sekali pakai terhadap lingkungan hidup dan mempromosikan solusi-solusi yang berkelanjutan.

Nah, Gaess, berikut adalah lima fakta terkait sampah plastik.

BACA JUGA: Hari bebas kantong plastik sedunia, gen Y Sukabumi bisa lakukan 5 aksi bijak ini

1. Mencemari lingkungan

Kantong plastik sangat mudah didapatkan. Kita bahkan tidak perlu mengeluarkan uang untuk membelinya. Biasanya kantong plastik pasti diberikan jika kita berbelanja. Akibatnya, banyak orang yang tidak merasa sayang untuk membuang kantong plastik.

Kantong plastik yang dibuang sembarangan dapat mencemari lingkungan. Kantong plastik yang terbawa ke saluran air akan mengganggu kelancaran aliran air dan mengakibatkan banjir. Kantong plastik yang terbawa ke laut juga mungkin akan dimakan oleh hewan laut dan burung-burung.

BACA JUGA: Hari bebas kantong plastik sedunia, gen Y Sukabumi bisa lakukan 5 aksi bijak ini

2. Terurai sangat lama

Kantong plastik tidak mudah terurai di alam. Bahan ini tidak dapat membusuk. Perlu waktu ratusan tahun untuk membuat bahan ini dapat terurai menjadi tanah. Walaupun sudah ada teknologi plastik biodegradable, plastik tetap memerlukan waktu yang cukup lama untuk terurai, sekira 100-500 tahun.

3. 1 juta lembar per menit

Gaess, setiap menitnya, dunia menggunakan sedikitnya 1 juta kantong plastik.

Sedangkan di Indonesia, data dari KLHK menyebutkan bahwa plastik hasil dari 100 anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) dalam waktu satu tahun saja, mencapai 10,95 juta lembar sampah kantong plastik.

BACA JUGA: Hanya 1% air di bumi bisa dikonsumsi, gen Y Sukabumi mesti aware 5 fakta ini

4. 60 kali lapangan sepak bola per tahun

10,95 juta lembar sampah kantong plastik di Indonesia, setara dengan luasan 65,7 hektar kantong plastik atau sekitar 60 kali luas lapangan sepak bola.

5. Indonesia penyumbang sampah plastik dunia

Indonesia saat ini menjadi penyumbang sampah ke laut terbesar nomor dua di dunia setelah Tiongkok.

Yuk, Gengs, mulai sekarang aktif berpartipasi dengan cara memulai untuk mengurangi penggunaan plastik setiap harinya. Mulailah sekali, lalu berkali-kali, agar menjadi kebiasaan yang baik. (dari berbagai sumber)

#breakfreefromplastic #plasticfreejuly #jangantundalagi #plastiktakgratis #dietkantongplastik

  • 4
    Shares
Bagea Awi Dan Heni

Bagea Awi Dan Heni

Lahir di Sukabumi, 31 Agustus 2005. Anak pertama dari tiga bersaudara ini, masih tercatat sebagai siswi kelas delapan sekolah menengah pertama. Untuk menyalurkan hobi menulis, Bagea menjadi Reporter Cilik sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *