Kecelakaan saat akan dakwah di Sukabumi, ini 5 info perjalanan hijrah Yuki ‘Pas Band’

Yuki sejak 2017 melakukan hijrah dan kerap melakukan perjalanan dakwah.

Yuki Arifin Martawidjaja alias Yuki “Pas Band” dikabarkan mengalami kecelakaan saat melintas di Jalan Raya Lingkar Timur, Cianjur, Jawa Barat, Minggu (20 Januari). Dikutip dari detikcom, Yuki tengah dalam perjalanan menuju Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi untuk mengisi acara tausiah komunitas kepemudaan ‘Pribumi’.

Berikut lima info perihal kecelakaan Yuki “Pas Band,” juga perihal aktivitas terkininya.

1. Yuki rencananya akan memberi tausiah di Sukabumi

“Betul, rencananya beliau mau memberikan tausiah di acara ulang tahun komunitas kepemudaan Pribumi. Sudah direncanakan sejak beberapa hari ke belakang,” kata Ujang Rustandi, pembina Pribumi sekaligus panitia penyelenggara seperti dikutip dari detikcom. Rencananya, menurut panitia, Yuki akan memberikan tausiah di acara tersebut.

2. Yuki dirawat di RSUD Cianjur

Akhirnya, panitia mendapat kabar resmi bahwa Yuki mengalami kecelakaan dan terpaksa harus menjalani perawatan di RSUD Cianjur. “Yuki udah di rumah sakit di Cianjur. Gitu aja masih dalam masa penanganan. Sepertinya yang patah kaki yang waktu itu dia tabrakan. Tapi saya belum tahu pasti. Lagi memastikan dulu. Kan dia selama beberapa tim ya. Kan dia dalam perjalanan mau dakwah ke Sukabumi,” ungkap Sandy “Pas Band” seperti dikutip dari detikcom.

BACA JUGA:

21 tewas dalam kecelakaan bus di Jalur Cikidang Sukabumi, ini 5 faktanya

Pertama di Indonesia, jalur maut Cikidang Sukabumi dipasang road barrier, cek kuy fungsinya

3. Yuki: rocker, pebisnis dan berhijrah tahun 2017

Di masanya, sebagai vokalis grup Pas Band, Yuki dikenal sebagai salah satu rocker terbaik di Indonesia. Setelah lama namanya tak terdengar, Yuki sempat muncul menjadi pebisnis kopi di sekitar tahun 2011. Kabar menyejukkan lalu muncul di tahun 2017, Yuki menjadi sosok yang hijrah dan kerap melakukan kegiatan keagamaan seperti pergi berdakwah ke berbagai daerah atau dikenal di kalangan Jamaah Tabligh sebagai kegiatan Khuruj Fi Sabilillah.

Nampaknya dalam konteks itu pula Yuki hendak ke Purabaya, Sukabumi. Yuki hendak berdakwah di kalangan anak muda dan menginspirasi mereka agar menjadi muslim yang baik. Sayangnya, rencana Yuki gagal karena mengalami kecelakaan.

4. Yuki memilih jalan Islam

Kisah hijrah Yuki sudah banyak diangkat berbagai media. Faktanya, ketika Allah SWT membalikkan hati seseorang dari jalan keburukan menuju takwa, tak ada satu pun makhluk di dunia yang dapat menolaknya. Demikian halnya dengan Yuki. Setelah diterpa beberapa persoalan hidup, dari menjadi vokalis dan rugi dalam berbisnis, Yuki pun memilih jalan Islam.

“Dulu ketika saya sudah tidak ngeband lagi sempat menghilang dari teman-teman, setelah itu membangun bisnis, bisnis bangkrut dan hanya menyisakan utang,” ujarnya dalam sebuah sesi kajian di Cimahi Technopark, 2017 silam. Saat bertemu dengan Islam, Yuki mengakui bagai tersiram air hujan di saat kegersangan menerpa jiwanya. Seluruh kegelisahannya akhirnya terjawab dengan Al-Quran dan hadits yang ia dengar dari kajian-kajian yang diikuti.

“Pada saat saya mulai belajar Islam, di situlah semua perjalanan hidup saya terjawab oleh Al-Quran dan hadits. Pada saat saya buka hadits, loh kok ini persis kehidupan saya. Saya buka Al-Quran, loh kok ini jawaban dari problem kehidupan saya,” kenang Yuki.

5. Berdakwah menginspirasi anak muda

Sejak itu, Yuki pun memutuskan hidupnya untuk Islam. Ia melakukan perjalanan ke berbagai daerah untuk berdakwah, tak hanya dengan kata-kata tapi dengan perbuatan juga. Salah satu yang suka Yuki lakukan adalah berkhuruj di masjid. Seorang penggemar Yuki pernah memotretnya saat sedang membersihkan kaca sebuah masjid di Bandung. Yuki melakukannya dengan telaten.

Fotonya itu sempat viral di media sosial, diunggah salah satunya oleh pemilik akun Facebook Fansub Islam. Dalam foto itu, Yuki nampak mengenakan peci dan memegang kain. Ia terlihat asik mengelap jendela masjid.

Saat seseroang menemukan hidayah, maka ia menemukan keindahan hidup dalam Islam ya, Gaess! Semoga Yuki dipulihkan dari kecelakaan yang baru saja ia alami. (dari berbagai sumber)

  • 172
    Shares
Egi GP

Egi GP

Lahir di Sukabumi, 14 Mei 1978. Mantan Jurnalis Harian Merdeka, dan kini bekerja di PT Yudhistira Ghalia Indonesia sebagai editor. Ayah dua anak ini menamatkan pendidikannya di SMP Mardi Yuana Cicurug, SMA Negeri 3 Bogor, dan kuliah Jurusan English Literature di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur. Untuk menyalurkan hobinya menulis, Egi menjadi kontributor di sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *