Bendera PPP, peserta kampanye Capres 02 meninggal dunia, pendukung 01 tertabrak mobil di Sukabumi

Prabowo batal hadir ke Sukabumi.

Kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden digelar di Sukabumi. Tim kampanye Capres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin menggelar deklarasi dukungan dari ratusan komunitas pendukung klub sepakbola, sedangkan tim kampanye capres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno melakukan jalan sehat yang diklaim diikuti oleh 54 ribu peserta.

Nah, Gengs, buat gen XYZ Sukabumi yang interest dengan berita-berita politik, redaksi merangkumnya dalam lima info yang dikutip dari berbagai sumber terpercaya.

[1] Bendera PPP Berkibar di Kampanye Prabowo-Sandi di Sukabumi

Massa pendukung pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno terlihat memadati Lapangan Suryakencana, Sukabumi. Berbagai bendera partai pengusung dikibarkan massa. Namun ada yang mencolok, bendera PPP berlambang kabah pun ikut berkibar.

Seperti diketahui PPP mendukung pasangan calon presiden Petahana Jokowi-Ma’ruf. Dikutip dari detikcom, sejumlah petugas awalnya terlihat melarang bendera itu berkibar. Namun setelah memastikan bahwa pembawa bendera adalah pendukung pasangan Prabowo-Sandi bendera itu kembali dikibarkan seraya menunjukkan dua jari khas pendukung Prabowo Sandi.

“Khawatirnya ada massa yang enggak tahu malah jadi provokasi, tapi karena (yang mengibarkan) pakai kaos dukungan akhirnya dibiarkan,” ungkap salah seorang petugas keamanan internal di lokasi acara kepada detikcom, Minggu (7/4/2019).

[2] Prabowo batal hadir, massa tetap padati Stadion Suryakencana

Massa pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memadati lapangan Suryakencana, sebagian dari mereka mengikuti kegiatan jalan sehat yang diselenggarakan oleh Roemah Djoeang, Minggu (7/4/2019). Capres Prabowo Subianto ke lokasi acara. Sayangnya hingga acara berakhir Prabowo tidak terlihat mendatangi lokasi.

Terkait batal hadirnya Prabowo dalam kegiatan tersebut panitia menyebut sebelumnya Prabowo akan datang pagi ke lokasi acara, kemudian berlanjut sekitar pukul 13.00 WIB bertolak ke GBK untuk memberikan orasinya. Rencananya kampanye hari itu akan dihadiri oleh Prabowo, ia dijadwalkan datang pagi-pagi lalu melanjutkan berkampanye akbar di GBK.

Namun, Prabowo di GBK diberikan waktu hanya dibawah jam 10.00 WIB. Hingga pukul 10.45 WIB Prabowo masih tertahan di GBK karena jumlah massa.

BACA JUGA:

Ada 150 pelanggaran pidana Pemilu di Jabar termasuk Sukabumi, 5 info netizen mesti tahu

Gengs, ini lho 5 info partai batal ikut Pileg di Sukabumi karena dicoret KPU

Gubernur RK: ASN harus netral dalam Pilpres, 5 info ASN Sukabumi mesti camkan

[3] Peserta melebihi ekspektasi

Menurut panitia, peserta yang datang melebihi ekspektasi, dari semula hanya dibatasi 20 ribu orang mebludak mencapai 54 ribu peserta. Seluruh peserta yang hadir kompak mengenakan baju kaus berwarna putih.

Acara serupa serentak dilakukan di sejumlah kota di Indonesia salah satunya di Sukabumi. Pendaftaran lewat online ditutup pada 2 April mencapai 23 ribu orang, tetapi antusias masyarakat masih tetap datang ke Roemah Djoeang akhirnya ditutup karena mencapai 54 ribu lebih peserta.

[4] Peserta kampanye Prabowo-Sandi meninggal dunia

Seorang peserta jalan sehat sekaligus kampanye Calon Presiden Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di Sukabumi, meninggal dunia. Korban diketahui bernama Ela Nurlaela (49) warga Desa Cipanengah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi. Korban diketahui sempat tidak sadarkan diri selama 30 menit sebelum acara senam pagi dimulai, sampai akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Korban tiba ke rumah sakit sekitar pukul 08.05 WIB pagi tadi dibawa oleh petugas kesehatan yang standby di Lapangan Suryakencana. Diduga saat dalam perjalanan menggunakan ambulans, korban meninggal dunia,” kata juru bicara RSUD R Syamsudin SH, dokter Wahyu Handriana kepada wartawan.

Selain petugas medis, korban diantar oleh keluarganya yang juga mengikuti acara jalan sehat tersebut. Sekitar 1 jam di rumah sakit, keluarga lantas membawa pulang jasad korban. “Keluarga menolak untuk melakukan visum, jadi kami tidak mengetahui secara pasti penyebab secara medis meninggalnya korban. Posisinya tidak lama langsung dibawa pulang oleh keluarganya ke rumah duka,” tandas dia.

[5] Pulang deklarasi dukung 01, anggota Bomber Sukabumi ketabrak mobil

Nasib nahas dialami Muhamad Robri Ilham Juliansyah, warga Kampung Limbangan, Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi. Anggota Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber) Kahuripan Sukabumi itu terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah sepeda motor yang ia kendarai terlibat kecelakaan di pertigaan Cikidang, depan Pos TMC Pamuruyan, Minggu (7/4/2019).

Sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi F 5166 UAR yang ia kendarai dari arah Sukabumi menuju arah rumahnya bertabrakan dengan mobil Suzuki APV dari arah berlawanan. Ia langsung dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak. Informasi dihimpun, sebelumnya, Robri mengikuti acara Anniversary Bomber Persib yang ke-5 di Gedung Hesti Center, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Sukabumi.

Akibat dari peristiwa tersebut, Robri harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sekarwangi Cibadak lantaran mengalami beberapa luka yang cukup serius. Sementara kecelakaan ini sudah ditangani oleh Unit Lakalantas Polres Sukabumi.

Dari berbagai sumber.

Feryawi Heryadi

Feryawi Heryadi

FERYAWI HERYADI adalah Pemimpin Redaksi sukabumiXYZ.com. Lahir di Sukabumi pada 17 Agustus 1975. Fery lebih berpengalaman di bidang disain grafis, pertama kali mempelajari disain grafis di Koran Republika, setelah itu menimba ilmu dan pengalaman disain grafis dari banyak media lokal, nasional, hingga regional. Pernah bekerja di Koran Investor Daily, majalah SINDO Weekly (MNC Grup), Majalah BUMN Insight, Pantau.com, Jakarta. FERYAWI kini sebagai konsultan disain grafis untuk beberapa perusahaan di Jakarta, serta konsultan media dan digital marketing Universitas Nusa Putra. Silakan klik www.feryheryadi.com untuk cek portofolio.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *