Mau naik haji, muslim Sukabumi kudu nunggu 17 tahun, ini 5 faktanya

Panjangnya daftar tunggu naik Haji membuat banyak warga muslim Sukabumi yang mendaftar untuk ibadah Umrah.

Ibadah Haji merupakan rukun Islam terakhir (ke-5) yang wajib dilakukan oleh muslim yang mampu secara fisik dan finansial. Itulah mengapa naik Haji menjadi impian setiap muslim, termasuk muslim Sukabumi, untuk menunaikannya. Tingginya antusiasme muslim di Kota Sukabumi untuk naik Haji, sementara kuotanya terbatas, membuat daftar tunggu lebih panjang mencapai 17 tahun. Waduh!

Berikut lima fakta yang dirangkum redaksi Sukabumixyz.com dari berbagai sumber. 

[1] Daftar tunggu capai 17 tahun

Daftar tunggu untuk menunaikan ibadah haji di Kota Sukabumi saat ini mencapai 16 tahun. Bukannya membaik, tahun depan kemaungkinan daftar tunggunya bertambah menjadi 17 tahun. “Daftar tunggu ibadah haji saat ini memang 16 tahun,” ujar Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Dagus Surahman kepada wartawan, Minggu (20 Oktober).

Menurut Dagus, jika warga mendaftar saat ini, mereka baru bisa diberangkatkan antara 16 hingga 17 tahun mendatang. Sehingga warga harus sabar menunggu untuk bisa berangkat haji.

[2] Memilih Umrah

Panjangnya daftar tunggu naik Haji rupanya membuat banyak warga kota Sukabumi yang beralih dan mendaftar untuk umrah. Kenyataan itu menjadi lahan bisnis yang menggiurkan bagi berbagai travel baik di local Sukabumi maupun di Jakarta. Tak ayal banyak travel juga yang menawarkan paket Umrah kepada warga dengan harga yang semakin bersaing.

Fakta ini dikonfirmasi oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. “Dampaknya, animo warga untuk menjalankan ibadah umrah sangat tinggi,” katanya. Lebih lanjut Fahmi mengingatkan warga harus memperhatikan dengan baik travel mana yang dipilih. Jangan sampai warga memilih travel yang tidak sesuai dengan aturan.

[3] Calon haji lansia diprioritaskan

FYI, tahun 2019 jumlah jamaah haji Kota Sukabumi mencapai 278 orang. Awalnya, kuota haji Kota Sukabumi hanya 257 orang, tetapi ada penambahan sebanyak 21 orang calhaj. Para lansia mendapatkan prioritas masuk dalam kuota tambahan dari pemerintah. Syaratnya, warga tersebut sudah terdaftar dalam haji minimal selama tiga tahun.

editor’s picks:

Mengungkap tuduhan radikal dan ketakutan terhadap Muslim Sukabumi masa kolonial Belanda

Sempat ingin bunuh diri, HAMKA, ayah dan adiknya pernah ditahan di Sukabumi, ini 5 fakta sejarahnya

Gen Y Sukabumi, ini 5 info kyai pejuang asal Jampang Prawatasari

[4] ongkos naik Haji tahun 2020 naik

Sejak lama, ongkos naik Haji diprediksi bakal naik tahun depan. Pasalnya, tahun depan hasil pengembangan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) diperkirakan mencapai Rp7,2 triliun. “Biaya haji kemungkinan naik tahun depan,” kata Direktur Pengelolaan Dana Haji Kementerian Agama Maman Saefullah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Juni lalu.

Maman memaparkan, alasan BPIH yang dibayarkan jamaah berpotensi naik adalah akibat tambahan kuota haji sebanyak 10.000 jamaah ini. Sebagaimana diketahui, penambahan BPIH Rp353,7 miliar terkait dengan penambahan kuota tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak Rp183,7 miliar diambil dari APBN Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA-BUN).

[5] Cara cek porsi Haji melalui HP Android

Era serba digital seperti saat ini memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi, termasuk mengetahui porsi haji. Informasi mengenai detail antrean dapat dicek melalui smartphone Android dengan memasukkan nomor porsi haji.

Nomor porsi haji sendiri adalah adalah nomor urut pendaftaran yang didapatkan jemaah ketika membayar setoran awal di Bank penerima setoran guna pembiayaan atau ongkos naik haji. Cara cek porsi haji melalui hp atau smartphone Android relatif mudah. Pengguna dapat mengunduh beberapa aplikasi yang tersedia di Play Store, salah satunya adalah aplikasi Cek Porsi Haji yang menggunakan logo bergambar kaca pembesar dengan warna hijau.

Berdasarkan keterangan di Play Store, aplikasi Cek Porsi Haji dibuat agar memudahkan calon jemaah untuk mengakses informasi porsi haji dan tahun keberangkatan yang disediakan oleh Kementerian Agama RI. Aplikasi ini membutuhkan koneksi data untuk dapat memberikan informasi mengenai tahun kebarangkatan, porsi dan informasi lainnya.

Berikut ini langkah mengecek porsi haji melalui aplikasi Cek Porsi Haji di Android: (1) Buka Play Store. (2) Cari aplikasi Cek Porsi Haji. (3) Lakukan instalasi. (4) Setelah instalasi selesai, jalankan aplikasi. (5) Setelah aplikasi berjalan, pilih menu Cek Porsi Haji. (6) Masukkan nomor porsi haji. (7) Klik Submit. (8) Informasi porsi haji akan tampil.

Aplikasi Cek Porsi Haji ini menampilkan informasi porsi haji dengan cukup detail. Setelah nomor porsi dimasukkan, aplikasi Cek Porsi Haji ini akan menampilkan informasi dasar seperti nomor porsi, nama, tahun perkiraan keberangkatan, asal kota atau kabupaten, jumlah kuota provinsi, dan posisi porsi pada kuota provinsi.

(dari berbagai sumber)

Egi GP

Egi GP

Lahir di Sukabumi, 14 Mei 1978. Mantan Jurnalis Harian Merdeka, dan kini bekerja di PT Yudhistira Ghalia Indonesia sebagai editor. Ayah dua anak ini menamatkan pendidikannya di SMP Mardi Yuana Cicurug, SMA Negeri 3 Bogor, dan kuliah Jurusan English Literature di Universitas Negeri Jember, Jawa Timur. Untuk menyalurkan hobinya menulis, Egi menjadi kontributor di sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *