Waspada Gaess, Januari-Mei 5 pengendara motor Sukabumi tewas di jalanan

Nahas tak bisa ditahan, mati tak bisa ditunda.

Ya, waspadalah saat mengendarai sepeda motor di jalanan, Gaess. Terkadang kita sudah disiplin dan fokus saat berkendara, tetapi pengendara lainnya berkendara secara serampangan. Akibatnya bisa diduga, celaka!

Berikut adalah lima korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas di jalanan Kota dan Kabupaten Sukabumi, periode Januari-Mei 2018:

1. Warga Desa Bantarkalong

Seorang pemotor bernama Ening (45), warga Kampung Cibandi RT 03/03, Desa Bantarkalong, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, tewas setelah bertabrakan dengan bus, Jumat (5/1/2018).

Menurut saksi mata, Ening saat itu mengendarai sepeda motor Honda Beat dibonceng Nina Lasmana yang melaju dalam kecepatan tinggi dari arah Palabuhanratu menuju Sukabumi. Nahas, sepeda motor yang dikendarai Ening bertabrakan dengan bus MGI F 7637 AC setelah Ening mencoba menghindari lubang jalan di Jalan Raya Palabuhan, Kampung Babakan RT 01/02, Desa Warungkiara Kecamatan Warungkiara.

Jasad Ening langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi, Kecamatan Cibadak. Sementara Nina pun menjalani pengobatan di rumah sakit yang sama.

BACA JUGA: Ngeri, Sis, ini 5 fakta ibu buang bayi di Kabupaten Sukabumi

2. Warga Kelurahan Tipar

Sebuah Angkutan Perkotaan (Angkot) 08 trayek Sukabumi-Cisaat F 1952 TR diduga menabrak sepeda motor jenis matic. Peristiwa terjadi tepat di depan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Jalan KH. Akhmad Sanusi, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (22/2/2018) dinihari, pukul 03.00 WIB.

Akibatnya, dua pengendara motor cucu dan kakek warga Tipar Gang Pesantren, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, terpental higga seberang Gereja HKBP. Sedangkan yang membonceng, Ija (65), terseret angkutan hingga ke dekat Pabrik Kecap Gan.

Kedua korban langsung dilarikan ke IGD RSUD R. Syamsudin, SH. Satu korban luka kritis, dan satu lagi langsung tewas di tempat atas nama Ija.

BACA JUGA: Horor, Gengs, Januari-Mei 2018, setiap bulan ada kasus gantung diri di Kabupaten Sukabumi

3. Warga Desa Sudajaya Girang

Jumat (23/2/2018) pagi, pukul 06.30 WIB, terjadi kecelakaan lalu lintas di depan area PT Siam Cement Group (SCG), Jalan Pelabuhan II, RT 04/RW 06, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.

Kejadian berawal setelah truk bermuatan pasir menyenggol sepeda motor matic Honda Beat warna biru F 3189 SZ yang tumpangi dua wanita buruh pabrik sepatu di Cikembar, Hesti Yuliawati (42) dan Eti Yuliawati (41).

Menurut informasi, sepeda motor dikendarai Hesti membonceng Eti, melaju dari arah Kota Sukabumi menuju Cikembar. Di lokasi kejadian, korban berupaya mendahului truk pasir F 860 YB yang dikendarai Rusdiansyah (31). Malang, sepeda motor dikendarai warga Kampung Selabintana Wetan RT 09/03, Desa Sudajaya Girang, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, itu bersenggolan dengan pengendara motor lainnya.

Sepeda motor Hesti pun jatuh ke arah kanan, tepat di ban truk bagian belakang. Akibatnya, tubuh Hesti terlindas ban truk tepat di bagian perutnya. Korban langsung dilarikan ke RSUD R. Syamsudin, SH, Kota Sukabumi. namun meninggal dunia dalam perjalanan.

Sementara Eti, warga Jalan Pemuda RT 01/07, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, hanya mengalami luka ringan.

BACA JUGA: Miris, Gaess, ini 5 wanita Sukabumi terlibat kasus narkoba

4. Warga Desa Sukamulya

Tabrakan maut antar-dua pengendara sepeda motor saling berboncengan, terjadi di Jalan Raya Ciangsana, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (21/3/2018) siang.

Peristiwa terjadi diduga lantaran salah satu pengendara motor tidak mampu mengendalikan kendaraannya, hingga kemudian menabrak sepeda motor lainnya. Akibat kejadian tersebut, dua korban kritis, satu luka ringan, dan satu orang tewas di tempat.

Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD Sekarwangi, Kecamatan Cibadak. Korban tewas diketahui bernama Ujang Bahe warga Kampung Cimenteng, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi. Sementara satu korban kritis adalah istri Ujang.

Sedangkan dua korban selamat adalah suami istri, Cucu Hidayat dan Linawati, warga Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, yang tengah dalam perjalanan pulang usai mengantar anaknya ke Ciawi, Kabupaten Bogor.

BACA JUGA: Ngeri, ini 5 fakta hampir setiap bulan terjadi kebakaran di Sukabumi

5. Warga Desa Bojongasih

Dua pengendara sepeda motor terlibat kecelakaan di Jalan Raya Pakuwon, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (24/3/2018) malam. Korban tewas di tempat, Hendi (55), saat itu tengah membonceng Irfan (25) yang mengendarai sepeda motor Honda Beat F 3226 UD.

Hendi dan Irfan adalah warga Kampung Gardu RT 05/02, Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak. Pada malam nahas tersebut, keduanya dalam perjalan pulang dari rumah sakit usai menengok mantu Hendi yang baru melahirkan.

Tidak ada saksi mata dalam kecelakaan yang terjadi sekira pukul 19.15 WIB tersebut. Namun, diduga sebuah truk pengangkut ayam nomor polisi F 8071 C dan sepeda motor dikendarai Irfan melaju dari arah Parungkuda menuju Parakansalak. Dalam perjalanan, Irfan hendak menyalip truk, namun dari arah berlawan datang pengendara motor lain.

Sehingga kedua sepeda motor dari arah berlawanan saling bersenggolan, kemudian korban Hendi terjatuh dan langsung terlindas ban truk. (dari berbagai sumber)

Irwan Kurniawan

Irwan Kurniawan

Irwan Kurniawan, pernah malang melintang di dunia kewartawanan. Mantan jurnalis kelahiran Sukabumi, 15 Januari 1980, ini pernah menjadi wartawan Radar Sukabumi dan sukabumiupdate.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *