Gen Y Sukabumi, daripada hulang-huleng selepas SMA mending coba 5 hal keren ini

Jadikan hobimu sebagai mesin uang.

Mau kuliah bingung, mau kerja belum punya pengalaman. Nah, begitu deh kalau jadi fresh graduate, intinya serba bingung, tapi semangat berapi-api.

Gimana caranya supaya gak bingung? Pertama: baca!

Nah, buat kalian, gen Y Sukabumi, setelah lulus SMA dan samenan yang silih berganti dengan sekolah lain, Daripada cuma nongkrong hulang-huleng, mending baca lima hal bermanfaat berikut:

1. Kuliah

Kalau kalian ingin langsung lanjut kuliah dan ada biaya untuk itu, sebelum nentuin jurusan mana yang kalian pilih, ada baiknya mencari tau ke senior-senior di perguruan tinggi tujuan tentang jurusan yang diminati. Jangan sampai nyesel pas udah jalan kuliah ya, Gaess.

Biar gak sayang waktu dan juga biaya, sempatkan main ke universitas-universitas kece. Di Kabupaten dan Kota Sukabumi juga oke lho. Jangan malu bertanya. Daripada kalian bingung gak berujung.

BACA JUGA: Generasi millenial Sukabumi Utara butuh ruang menuang? Nomor 5 entah di mana

2. Volunteer atau relawan

Manusia adalah mahluk sosial. Nah, buat kalian yang berjiwa sosial tinggi, dan ingin membantu sesama serta nambah teman dan pengalaman, coba menjadi relawan. Bisa secara langsung membantu warga sekitar kita yang membutuhkan, atau dengan cara gabung bareng komunitas atau lembaga lain. Manfaatnya banyak banget, Gaess.

Selain bisa nambah temen, mengasah bakat, menambah pengetahuan, juga bisa buat pengalaman kerja.

Bingung mau ke mana kalau jadi volunteer? Nih, kalian bisa buka di web. Di situ banyak lembaga dan komunitas relawan. Ada ruangguru.com, Yayasan Pita Kuning Indonesia, Kompas Muda, Sahabat Anak, Relawan Pekan Sampah Nasional, Relawan Book for Mountain, dan masih banyak lainnya. Tapi ingat ya, Gaess, relawan itu tanpa pamrih lho!

BACA JUGA: 5 beda berpuasa di Indonesia dan Taiwan versi mahasiswi Sukabumi yang jadi volunteer

3. Freelancer

Pengen bebas, tak terikat waktu, nambah pengalaman tapi dapet duit? Pilihan jadi freelancer bisa dicoba. Ingat, dicoba bukan berarti main-main ya!

Kerja kepake, baru bisa nikmatin hasilnya. Bingung nyarinya? Gaess, ada banyak web yang nyediain lowongan freelance. Kalian bisa buka web seperti freelancer.co.id, sribulancer.com, studdentjob.co.id dan masih banyak yang lain.

Kalian bisa ngerjain di rumah, bisa juga sambil ngafe. Tapi biasanya, bagi freelancer harus punya kemampuan yang sudah dia kuasai buat ngerjain job freelance yang dia ambil. So, sesuaikan dengan kemampuan kalian ya, Gaess.

BACA JUGA: Gen Y Sukabumi mesti aware, ini 5 masalah lingkungan terbesar abad ini

4. Training

Gak mau jadi volunteer, tapi juga belum ada kemampuan nyoba jadi freelancer? Coba ikutan training aja dulu, Gaess. Ada lembaga training yang mengenakan biaya ke pesertanya ada juga yang free alias no biaya. Kalian bisa sesuaikan kedua hal itu buat awal daftar. Pikirin mana yang lebih cocok dengan minat kalian.

Bingung dengan tempat pelatihannya? Duh, banyak banget lho di Sukabumi. Kalian bisa dateng cek info ter-update ke Badan Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Kabupaten Sukabumi, ada juga OISCA Sukabumi yang di Cikembar, by the way, ini dari lembaga Jepang dan free lho!.

5. Salurkan hobi

Dari pada nongkrong, bengong dan kuota abis, mending coba salurin hobi kalian. Hobi jadi gak sekadar ngisi waktu luang, tapi juga bisa ngehasilin uang kalau serius ditekunin. Yah, kalau udah cinta harusnya gak ngerasa beban ya ngejalaninnya. Kalimat tadi gak cuma cocok buat kalian yang udah punya pasangan, tapi juga bisa buat hobi kalian.

Coba dalami hobi kalian dengan menambah wawasan. Kalian bisa rajin baca di internet, follow akun-akun tentang hobi kalian di media sosial, dan berkumpul dengan orang-orang dengan hobi yang sama. InsyaAlloh, kegiatan hobi jadi lebih menyenangkan, sekaligus menjadi mesin uang.

Nah, mulai sekarang, jangan hulang-huleng lagi ya, Gaess.

  • 12
    Shares
Glyn

Glyn

Glyn lahir di Cicurug, 19 Agustus 1984. Ia tinggal di Cicurug, Kabupaten Sukabumi, seorang ibu muda yang gaul, hobi menulis dan bikin cerpen. Glyn juga menjadi pendidik di kota tempat tinggalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *