Kurang resik gimana orang Sukabumi, menu bebek aja dimandiin (sambal)

Aroma gurih bebek dan sambalnya bertebaran ke mana-mana mengabarkan kisah kelezatannya.

Gaess, jika orang Bali mempersembahkan daging bebek yang suci untuk dewa. Warga Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi ini justru menjadikan menu kuliner yang rasanya bikin ketagihan bagi siapapun yang pernah menikmatinya.

Kompor panjang terdiri dari tiga tungku, katel penggorengan, dan panci seolah tak pernah berhenti digunakan untuk memuaskan para pelanggannya.

Nah, biar kamu gak penasaran, berikut adalah lima info menu Bebek Mandi (sambal).

1. Kedai kaki lima

Tempatnya memang kaki lima, Gaess, tapi kedai Bebek Mandi ini menyajikan beragam menu yang bisa kamu pilih sesuai selera. Ada bebek goreng atau bakar, ayam kampung goreng dan bakar, hingga sup daging sapi.

2. Rekomendasi penulis pilih bebeb, Gaengs

Penulis paling suka menu Bebek Mandi (sambal), tapi kalau telat datang dan kehabisan, penulis memilih ayam kampung. Panulis memang paling suka memilih yang digoreng ya, Gaess. Bukan apa-apa digoreng atau dibakar, walaupun sama-sama nikmat rasanya, tapi berbeda dalam urusan sambal.

BACA JUGA:

Mau berakhir pekan di Sukabumi? Ada teras nirwana di lereng Gunung Salak

Lagi hits di Sukabumi, Bakso Udin Pembela Kelaparan dan Mie Ayam Pelangi

Gengs, lezatnya Tutut Mang Ohim di Cisaat Sukabumi gak usah diperdebatkan lagi

3. Digoreng atau dibakar?

Jika kamu memilih menu dibakar, sambalnya dipisah pada sebuah piring kecil seukuran tatakan sangkir. Tapi kalau kamu memilih digoreng, nah daging bebek atau ayam kampungnya dicampur sambal, sehingga rasa sambalnya lebih meresap hingga ke dalam dagingnya.

Aroma gurih bebek atau ayam kampung dan sambalnya seketika bertebaran ke mana-mana mengabarkan kisah kelezatannya, menyentuh hidung-hidung orang yang sedang lapar.

Aroma dan penampilannya sungguh menggugah selera. So, kamu bisa mencecap setiap jejak rasa kunyit, kencur, jahe, laos, bahkan bangle dan bawang bombay yang terasa samar-samar tapi seimbang plus taburan wijen di atasnya.

Tidak ada rasa tertentu yang berusaha mendominasi. Kecuali pedasnya yang pas di lidah.

4. Harga per porsi

Harga per porsi plus nasi dan lalapan dijual pada seharga Rp20 ribu sampai Rp22 ribu. Cukup terjangkau buat kantong kita-kita kan, Gaess?

5. Lokasi 

Nah, lokasi jualan Bebek Mandi sambal ini ada di seberang Pasar Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Jika kamu dariarah Jakarta, lokasinya berada di sebelah kanan, dan sebaliknya jika kamu dari arah Kota Sukabumi.

Oiya, disebut bebek mandi, karena goreng bebeknya disiram sambal hingga kuyup menutup seluruh daging bebek. Gile ya, kurang resik gimana lagi coba orang Sukabumi ini, sampai-sampai bebek aja dimandiin (sambal).

Selamat menikmati ya, Gaess. Dijamin kamu bakal ketagihan deh.

Feryawi Heryadi

Feryawi Heryadi

FERYAWI HERYADI adalah Pemimpin Redaksi sukabumiXYZ.com. Lahir di Sukabumi pada 17 Agustus 1975. Fery lebih berpengalaman di bidang disain grafis, pertama kali mempelajari disain grafis di Koran Republika, setelah itu menimba ilmu dan pengalaman disain grafis dari banyak media lokal, nasional, hingga regional. Pernah bekerja di Koran Investor Daily, majalah SINDO Weekly (MNC Grup), Majalah BUMN Insight, Pantau.com, Jakarta. FERYAWI kini sebagai konsultan disain grafis untuk beberapa perusahaan di Jakarta, serta konsultan media dan digital marketing Universitas Nusa Putra. Silakan klik www.feryheryadi.com untuk cek portofolio.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *