Ada wisata 1000 Kolecer Gaess, ini 5 fakta Kecamatan Bojonggenteng Sukabumi

Mulai banyak dibangun destinasi wisata baru.

Kamu pernah mendengar nama Kecamtan Bojonggenteng disebut, Gaess? Pada awalnya, bagi yang belum mengetahui, orang langsung ngeh ke Ujunggenteng di wilayah Pajampangan ya, Gaess.

Bojonggenteng adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Sukabumi,. Kecamatan ini dikenal sebagai sentra industri penghasil palet kayu dengan tujuan pengiriman ke DKI Jakarta.

Usia kecamatan ini terbilang baru, sebelumnya wilayah ini tergabung ke dalam Kecamatan Parungkuda. Berdasarkan Perda No. 01 Tahun 2001 tentang Pembentukan 15 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Bojonggenteng adalah salah satunya.

Untuk lebih jelasnya nih, Gaess, berikut adalah lima fakta mengenai Kecamatan Bojonggenteng.

BACA JUGA:

Cileuleuy lebih terawat dari Cicatih-Cibeber, 5 fakta sungai di Cicurug Sukabumi

Dulu menakutkan kini jadi label kaos gaul, 5 fakta teluh Jampang Sukabumi

1. Luas wilayah dan letak geografis dan perekonomian

Memiliki luas 21,7971 km persegi, atau 0.64 % dari luas keseluruhan Kabupaten Sukabumi, atau wilayah terkecil ke-7 dari total 47 kecamatan.

Secara umum wilayah Bojonggenteng berupa tanah kering, ladang dan pertanian yang diusahakan sekitar (52,05%) dan non pertanian (16,55%). Sementara luas sawah mencapai (31,39%). Kecamatan ini sebagian besar terletak di dataran dan lereng/punggung bukit dengan kemiringan antara 3-25%.

Posisi wilayah terletak pada ketinggian 300-600 m di atas permukaan laut dengan topografi datar sampai berbukit (55%), datar bergelombang (45%), curah hujan kisaran 1.392 mm/tahun, dan suhu udara antara 20-30°C.

Selain sektor pertanian dan perikanan air tawar seperti lele, mas, dan nila/mujair, juga memiliki potensi peternakan domba dan kambing. Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan dan pendapatan lainnya dalam realisasi nilai pendapatan APBDes di Kecamatan Bojonggenteng pada 2016 sebesar Rp6.505.840.000.

Jumlah koperasi, sebanyak 4 unit koperasi simpan pinjam dan 1 unit koperasi lainnya. Tersedia 1 buah Bank (Teras BRI) dan 1 ATM Bank Mandiri. Juga terdapat pasar umum 1 buah yang kegiatannya 2 kali dalam seminggu, 5 minimarket, 352 toko/warung kelontong, dan 1 buah SPBU.

BACA JUGA:

Bayu Risnandar: Ini 5 alasan Kadis Pariwisata Kabupaten Sukabumi layak diganti

Alamak! Ini 5 Fakta Memalukan di Balik Megahnya GOR Kota Sukabumi

2. Kepadatan penduduk

Dari data terakhir, jumlah penduduk 38.256 jiwa dengan kepadatan 18 jiwa per hektar. Menurut jenis kelamin, penduduk laki-laki 19.677 jiwa dan perempuan 18.579 jiwa, dengan rasio kelamin 106, dengan rata-rata per rumah tangga 4 jiwa.

Jumlah penduduk lahir tercatat 527 orang, sedangkan meninggal 118 orang. Penduduk yang datang ke wilayah ini hingga 2017 sebanyak 347 orang, sedangkan yang keluar sebanyak 535 orang.

Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di kecamatan ini sebanyak 186 Orang, TNI 0 Orang dan Polri 5 Orang, jumlah tersebut cenderung tidak berubah.

3. Jumlah kelurahan

Dari segi tata letak wilayah, Bojonggenteng memiliki lima desa yang berbatasan dengan Kecamatan Parakansalak dan Cidahu di Utara, di Selatan dengan Cikidang dan Cibadak, dan Timur dengan Parungkuda, serta Barat dengan Kalapanunggal. Dari kelima desa tersebut, dua di antaranya masuk klasifikasi desa perkotaan.

Menurut data terakhir, kelima desa tersebut memiliki 45 Staf desa, 20 Kepala Dusun, 35 RW, dan 148 RT.

BACA JUGA:

Kocak, ragam modus tipu via SMS dialami warga Sukabumi, nomor 5 jangan baper!

5 smartphone canggih di bawah 1 jeti buat Gen Y Sukabumi

4. Sosial kemasyarakatan

Lembaga pendidikan tersedia hingga tingkat SLTA terdiri dari, TK/RA 9 buah, SD 12 buah, MI 8 buah, SLTP 8 buah, MTs 5 buah, SLTA 9 buah, MA 1 buah. Kemudian untuk perbandingan antara guru dan murid untuk tingkat TK adalah 1 : 14, SD 1 : 29 , SLTP 1 : 12 , SLTA adalah 1 : 9, MI adalah 1 : 24, MTs adalah 1 : 13, dan MA 1 : 3.

Sedangkan jumlah sarana pendidikan setiap tahun terus meningkat seiring bertambahnya penduduk usia sekolah.

Untuk sarana kesehatan dan tenaga medis, terdapat 1 buah Puskesmas, 2 buah puskesmas pembantu, 3 buah Poskesdes, 3 buah Polindes, 2 praktik dokter, 5 praktik bidan, dan 39 posyandu.

Untuk jumlah pondok pesantren, tercatat 23 buah, 72 Masjid Jamie dan 173 Mushola/Langgar/Surau, dengan jumlah pemeluk Islam sekitar 99,98% dari jumlah penduduk dan cenderung tidak berubah setiap tahunnya.

Pada 2016 sarana komunikasi di wilayah ini sudah cukup maju, hal ini didukung tersedianya jaringan telepon kabel, dan berdirinya tower komunikasi, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kemajuan di bidang komunikasi.

BACA JUGA:

Gaess, Ini 5 Politisi Sukabumi Lolos ke Senayan, Nomor 4 Bikin Malu Daerah

Gaess, ini dia 5 hal yang diingat warga Jakarta jika disebut Sukabumi

5. Tempat wisata

Sedikitnya dikecamatan ini terdapat lima destinasi wisata yang layak gen Y Sukabumi kunjungi. Kelimanya dalah, Kolam Renang Pelangi di Desa Berekah, Kolam Renang Arrahman dan Bojong Land di Desa Bojonggenteng, Kolam Renang Vanesha di Desa Cipanengah.

Dan tak kalah keren nih, Gaess, terdapat destinasi wisata 1000 Kolecer yang terletak di Desa Bojonggaling. (dari berbagai sumber)

  • 20
    Shares
Feryawi Heryadi

Feryawi Heryadi

FERYAWI HERYADI adalah Pemimpin Redaksi sukabumiXYZ.com. Lahir di Sukabumi pada 17 Agustus 1975. Fery lebih berpengalaman di bidang disain grafis, pertama kali mempelajari disain grafis di Koran Republika, setelah itu menimba ilmu dan pengalaman disain grafis dari banyak media lokal, nasional, hingga regional. Pernah bekerja di Koran Investor Daily, majalah SINDO Weekly (MNC Grup), Majalah BUMN Insight, Pantau.com, Jakarta. FERYAWI kini sebagai konsultan disain grafis untuk beberapa perusahaan di Jakarta, serta konsultan media dan digital marketing Universitas Nusa Putra. Silakan klik www.feryheryadi.com untuk cek portofolio.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *