Sis ini lho standar cantik 5 negara, gen Y Sukabumi pilih mana?

Setiap bangsa tentu memiliki banyak perbedaan, terlebih soal standar cantik.

Kalau berbicara soal cantik, tentu saja jangankan bangsa ya, Sis, bahkan setiap individu bisa jadi memiliki standar berbeda pula.

Nah, jika berbicara standar cantik berdasarkan warna kulit, Sis, masyarakat Eropa atau negara-negara barat pada umumnya, menganggap wanita yang berkulit kecokelatan lebih cantik dibandingkan yang berkulit putih atau pucat.

Tentunya tidak mengherankan jika di negara-negara barat, produk-produk tanning atau yang mampu membuat kulit menjadi kecokelatan begitu populer.

Kebalikannya bagi masyarakat Asia, memiliki kulit putih justeru dinilai sebagai standar kecantikan seseorang. Sehingga wajar jika produk-produk pemutih atau pencerah kulit sangat populer di kalangan masyarakat Asia.

BACA JUGA:

5 wanita tajir sedunia, hartanya bikin gen Y Sukabumi ngiler

Ada sejak 3000 SM, ini 5 fakta kosmetik yang mesti gen Y Sukabumi tahu

1. Prancis

View this post on Instagram

Talia Top Handle Flap Bag

A post shared by Soffi Store (@soffisstore) on

Wanita Prancis terkenal karena kecantikannya yang natural. Make up mereka dikenal minimalis, natural, dan rambut dibiarkan terkesan berantakan alami. Tanpa harus mengahbiskan waktu lama di depan cermin, banyak wanita Prancis mampu tampil elegan.

2. Swedia

Walaupun sesama negara di Benua Eropa, ternyata masyarakat Swedia memiliki standar berbeda dengan Prancis. Standar cantik di negara Skandinavia ini umumnya berambut pirang, mata biru, dan bentuk tulang pipi menonjol. Tak anya itu, gaya busana juga sangat penting di Swedia. Tak heran jika wanita di negara ini senang berpenampilan elegan dengan busana berkualitas, trendy, namun simpel dan sophisticated.

BACA JUGA:

Gen Y Sukabumi jangan cuma bicara Piala Dunia, ini 5 fakta unik, keren dan konyol orang Rusia

Gen Y Sukabumi setop bicara Piala Dunia, ini 5 fakta cewek Rusia layak dijadikan istri

3. Brazil

Pindah ke Brazil, standar kecantikan wanita di negara sepak bola ini sedikit berbeda. Bahkan dengan sesama negara di Benua Amerika seperti Amerika Serikat sekalipun.

Jika di negara Donald Trump menentukan standar cantik lebih sulit, mungkin karena Amerika Serikat warganya lebih heterogen dan memiliki banyak budaya dan ras, sehingga nyaris tidak memiliki standar cantik yang spesifik mewakili negaranya. Di sini, Semuanya bebas berekspresi.

Sedang di Brazil, wanita berambut pirang, bentuk mata ideal, kulit gelap, serta bertubuh curvy namun atletis merupakan standar cantik. Tak heran jika wanita Brazil senang melakukan bleaching, waxing, hobi berolahraga, dan mani/pedi demi mendapat tampilan sempurna.

BACA JUGA:

Ini dia 5 mahasiswi cantik Sukabumi, tatapannya jadi bikin kepingin ngajak ke penghulu

Gak nyangka, Gaess, 5 artis dangdut cantik ini dari Sukabumi lho

4. Korea Selatan

Trend budaya K-Pop yang melanda penjuru dunia termasuk Indonesia dan Sukabumi, ternyata nyaris berbanding terbalik dengan standar cantik wanita d negara ginseng ini. Di sini, mata bundar besar, dan kulit putih dianggap sebagai standar cantik, sehingga banyak wanita Korea menyukai penampilan alami. Banyak dari mereka melakukan operasi plastik demi mendapat tampilan cantik tanpa make up. Krim pencerah dan pemutih kulit populer di sini.

5. India

Bicara standar cantik di India lebih rumit lagi, Sis. Di sini cantik tidak hanya dilihat dari penampilan fisik, tetapi juga kesehatan jiwa. Banyak wanita India melakukan diet sehat, senam yoga, serta memakai kosmetik berbahan natural. Hal tersebut agar terlihat sehat dan bertubuh curvy, karena hal itu sangat penting untuk menunjukkan bahwa mereka bahagia.

Jika sudah tahu standar cantik setap negara itu berbeda, maka pahamilah bahwa apapun warna kulit dan bentuk fisik yang kamu miliki, terpenting adalah mensyukurinya.

Banggalah akan warna kulitmu, karena yang terpenting bukanlah warna kulitnya tetapi kecantikan dan keindahan kulit yang kamu miliki. (dari berbagai sumber)

  • 20
    Shares
Bagea Awi Dan Heni

Bagea Awi Dan Heni

Lahir di Sukabumi, 31 Agustus 2005. Anak pertama dari tiga bersaudara ini, masih tercatat sebagai siswi kelas delapan sekolah menengah pertama. Untuk menyalurkan hobi menulis, Bagea menjadi Reporter Cilik sukabumiXYZ.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *